http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8711


*MENHAN: DCA DIHENTIKAN*



*Jakarta* - *Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono *mengungkapkan,
Kesepakatan Kerja sama Pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA) antara
RI dan Singapura dihentikan.

"Tidak ada lagi pembahasan soal DCA. Itu sudah selesai," katanya, menjawab
ANTARA usai peresmian Universitas Pertahanan Indonesia (UPI), di Jakarta,
Rabu.

Juwono menambahkan, penghentian DCA itu dilakukan sepihak oleh Singapura.

"Mengenai alasannya, silakan tanya pihak Singapura," ujarnya.

Selasa (10/3) Pemerintah Indonesia dan Singapura menandatangani perjanjian
perbatasan laut kedua negara di segmen barat.

"Penandatangan perjanjian itu, merupakan prestasi luar biasa karena
pembahasannya sangat panjang sejak 1973," kata Menhan.

Kini, lanjut Juwono, tinggal terdapat segmen timur 1 dan timur 2 yang perlu
dirundingkan.

Segmen timur 1 adalah di wilayah Batam-Changi dan segmen timur 2 adalah
wilayah sekitar Bintan-South Ledge/Middle Rock/Pedra Branca yang masih
menunggu hasil pembicaraan lebih lanjut Singapura-Malaysia pasca keputusan
ICJ.

Namun, perjanjian itu bukan berarti pembahasan DCA berlanjut.

"Itu (DCA) sudah selesai. Tidak ada lagi," katanya, menegaskan.

DCA ditandatangani pada 27 April 2007 oleh menhan kedua negara
disaksikan *Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono* dan *Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong*.

Namun, dalam perjalanannya kesepakatan kerja sama itu tidak dapat
dilaksanakan secara mulus karena menuai kontroversi di masing-masing pihak,
terutana menyangkut Implementing Arrangement (IA) Military Training Area
(MTA)di Area Bravo yang berada d Kepulauan Natuna.

Karena kebuntuan terhadap beberapa pasal dalam DCA antara RI dan Singapura,
pihak Singapura sempat mengabaikannya dan tidak membahas lebih lanjut dengan
mitranya Indonesia.

Menlu Hassan Wirajuda kala itu mengatakan, RI masih menunggu "angin segar
"dari Singapura tentang kelanjutan kesepakatan kerjasama itu.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke