http://hariansib.com/2009/03/16/direktur-bumn-ditembak-idrus-marham-bantah-nasrudin-tim-sukses-jk/#more-65604

Direktur BUMN Ditembak, Idrus Marham Bantah Nasrudin Tim Sukses JK
Posted in Berita Utama by Redaksi on Maret 16th, 2009 
Jakarta (SIB)
Politisi Golkar Idrus Marham menyangkal Direktur PT Putra Rajawali Banjaran 
Nasrudin Zulkarnaen merupakan tim sukses Jusuf Kalla dalam pemilu mendatang. 
Pembunuhan pada Nasrudin dinilai tak terkait politik. Nasrudin selama ini 
dikenal sebagai orang yang mudah bergaul, termasuk dengan politisi. Keluarga 
besarnya menetap di Makassar, Sulsel.Berikut petikan wawancara anggota DPR ini 
dengan wartawan di RSCM, Salemba, Jakpus, tempat jenazah Nasrudin menjalani 
operasi pengambilan proyektil, Minggu (15/5).


Bagaimana tanggapan Bapak pada insiden ini?
Polisi dengan caranya sendiri bisa mengungkap masalah ini. Kan sudah ada bukti 
awal.
Motifnya apa?
Wah tidak tahu. Tapi yang jelas tidak ada kaitannya dnegna politik.
Bukankah beliau adalah tim sukses JK?
JK hari ini membentuk tim sukses. Dan tim suksesnya ya Golkar. Nasrudin bukan 
pengurus Golkar. Dia juga bukan politisi. Tidak ada kaitanya dengan JK sebagai 
capres.
Hubungan Anda dengan beliau?
Dia teman main golf dan teman dari Makassar juga.
Harapan Anda?
Kami mendesak polisi untuk mengusut hal ini. Balas dendam itu kriminal. Yang 
jelas, yang mau saya tekankan, Nasrudin itu bukan politisi. 

Nasrudin, Pintar Main Tenis dan Jago Bergaul
Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen dikenal memiliki 
jaringan pergaulan yang luas. Sejak zaman Presiden Soeharto berkuasa, mantan 
aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) ini sudah berkawan akrab dengan 
orang-orang penting kala itu.
"Dia kan pintar main tenis jadi dari dulu memang bergaul dengan orang-orang 
besar. Zaman Soeharto jadi presiden dia sudah bergaul dengan Hari Sabarno, AA 
Baramuli, Andi Ghalib dan orang-orang terkenal zaman itu," cerita anggota DPR 
Ali Mochtar Ngabalin kepada detikcom, Minggu (15/3).


Ngabalin mengaku sudah lama mengenal Nasrudin. Keduanya sama-sama berasal dari 
Palu, Sulawesi Tengah. Ketika masih sekolah, keduanya bergabung di Pelajar 
Islam Indonesia (PII). "Dia kawan saya di PII. Sama-sama anak Palu," katanya.
Ngabalin mengakui kehandalan Nasrudin dalam bergaul. Menurut politisi Partai 
Bulan Bintang (PBB) ini, Nasrudin juga dikenal oleh koleganya sebagai orang 
jujur dan pekerja keras.


Meskipun memiliki pergaulan yang luas, dan kenal dengan sejumlah tokoh partai 
politik, Nasrudin tidak bergabung dengan partai politik tertentu. "Dia tidak 
aktif di partai," ujar Ngabalin.
Ngabalin tidak begitu ingat dengan riwayat pendidikan sahabatnya itu. Yang dia 
ingat, Nasrudin lulusan Universitas Tadulako.
Nasrudin Dikenal Luwes dengan Petinggi Parpol
Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin Zulkarnaen (50), dikenal 
luwes bergaul di kalangan semua partai politik. Selain itu dia juga dikenal 
dekat dengan tokoh masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
"Pak Nasrudin kenal dengan petinggi parpol. Dia juga suka membawa teman-teman 
parpolnya ke kantor," ujar Public Relations Manager PT Rajawali Nusantara 
Indonesia (RNI).


Menurut Budi, selain parpol, tokoh masyarakat dan LSM, Nasrudin juga dekat 
dengan mantan pejabat di negeri ini. Hal ini, lanjut Budi, wajar sebab induk 
perusahaan tempat Nasrudin bekerja yakni RNI mengerjakan proyek pemerintah.
Apakah penembakan itu terkait dengan Pemilu? "Waduh saya nggak mau berspekulasi 
ke sana. Yang jelas beliau orang yang luwes. Itu terlalu jauh," katanya.


Direktur PRB Lainnya Bertanya-tanya Motif Penembakan Nasrudin
Kabar ditembaknya Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin 
Zulkarnaen (41), membuat kaget direksi lainnya di PT PRB maupun PT Rajawali 
Nusantara Indonesia (RNI), induk PRB. Mereka bertanya-tanya motif penembakan 
oleh orang tidak dikenal itu.
"Semua kaget mengenai ini. Apa kejadian ini seolah-olah perampokan atau ada 
unsur dendam pribadi. Yang jelas sekarang ini mereka bertanya-tanya. Motifnya 
apa, belum pada tahu," ujar Public Relations Manager PT Rajawali Nusantara 
Indonesia (RNI) Budi Perbawa Aji.


Menurut Budi, perusahaan terus memonitor keadaan Nasrudin. Perusahaan juga 
telah mengirimkan perwakilannya ke RSPAD Gatot Subroto. Ada Motif Dendam atau 
Tidak, Keluarga Pasrahkan ke Polisi
Motif penembakan pada Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran 
(anak usaha sebuah BUMN di kawasan Kuningan, Jaksel), masih misterius. Apakah 
karena dendam?
"Nggak tahu ada dendam atau tidak, kita serahkan ke polisi saja," ujar seorang 
kerabat Nasrudin yang menjenguk di ICU lantai 2 RSPAD, Jl Abdul Rahman Saleh, 
Jakarta Pusat, Minggu. (detikcom/k)

This entry was posted on Senin, Maret 16th, 2009 at 9:20 am and is filed under 
Berita Utama. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 
feed. You can leave a response, or trackback from your own site. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke