http://www.antara.co.id/arc/2009/3/25/kri-diponegoro-tinggalkan-indonesia-menuju-lebanon/

*KRI Diponegoro Tinggalkan Indonesia Menuju Lebanon
*

*Jakarta* (ANTARA News) - *Kapal Perang Republik Indonesia (KRI)
Diponegoro-365* sebagai Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga)
XXVIII-A meninggalkan Pelabuhan Belawan, Medan, menuju Lebanon untuk
bergabung dalam Satgas Maritim Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon
Selatan (UNIFIL).

*Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama
TNI Iskandar Sitompul*, di Jakarta, mengatakan, setelah meninggalkan
Indonesia, KRI Diponegoro akan singgah di Kochin, India.

KRI Dipononegoro-365 akan singgah di beberapa pelabuhan di beberapa negara
seperti Cochin (India), Salalah (Oman), Port Said (Mesir), Beirut (Lebanon)
dengan keseluruhan jarak tempuh mencapai 6.555 mil laut.

UNIFIL saat ini memiliki kekuatan pasukan berkisar 13.000 personel, yang
terdiri atas pasukan darat dan pasukan laut.

Pasukan darat terdiri atas dua sektor, yaitu sektor barat dan timur. Pasukan
darat dan laut tetap di bawah kendali dari Force Commander UNIFIL yang saat
ini dijabat Mayjen Claudio Graziano dari Italia.

Di Lebanon, KRI Diponegoro akan bergabung dalam Satuan Tugas Maritim
(Maritime Task Force/MTF) UNIFIL dibawah Comander Task Force (CTF 448)
dimana beberapa negara telah mengirimkan kapal perangnya seperti Prancis,
Turki, Yunani, Italia, Belgia, Spanyol, dan Jerman.

Satgas Maritim TNI Konga XXVIII dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Aan Kurnia
dan Komandan KRI Diponegoro-365 adalah Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah.

Rencananya, KRI Diponegoro akan melaksanakan tugasnya selama enam bulan
hingga Oktober 2009 dan jika dianggap berhasil akan melanjutkan misinya
dengan kapal kedua.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke