http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/03/25/Ilmu_dan_Teknologi/krn.20090325.160525.id.html
*Monster Predator Laut Turunan Kerang* *CHICAGO* -- Fosil seekor monster predator baru dengan rahang bundar dan sepasang cakar di atas kepala ditemukan di antara koleksi tua Museum Smithsonian di Washington, Amerika Serikat. Sebelum merangkai, para peneliti menduga potongan fosil itu berasal dari kerang laut. Rangkaian fosil berusia 505 juta tahun itu ditemukan di situs Burgess Shale, Kanada, pada 1912. Spesimen yang lebih lengkap ditemukan pada 1990-an dan sejak itulah para peneliti mulai curiga kalau fosil itu bukan bangsa siput, ubur-ubur, timun laut, ataupun bangsa antropoda. Hurdia victoria, nama predator baru tersebut, memiliki, antara lain, tubuh yang tersegmentasi dengan tutupan insang dan tiga cangkang yang besar. "Strukturnya sama sekali tidak mirip fosil ataupun antropoda yang masih hidup," ujar Allison Daley, yang mempelajari fosil-fosil itu selama tiga tahun sebagai bagian dari tesis doktoralnya di Uppsala University, Swedia. Cangkang besar itulah yang rupanya menjadi cakar di atas kepalanya. Menurut Daley, di banyak jenis hewan, sebuah cangkang atau carapace digunakan untuk melindungi bagian tubuh yang lunak, seperti pada udang atau kepiting. "Tapi struktur pada Hurdia kosong dan tidak menutupi ataupun melindungi bagian tubuh," katanya sambil menambahkan, "kegunaan carapace besar ini masih misterius." Daley dan koleganya dari Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat berhasil mengklasifikasi ulang koleksi spesimen yang juga pernah dinamai sebagai predator aneh Anomalocaris itu setelah mempelajari beberapa ratus spesimen yang digali ulang di Burgess Shale. Satu hal yang lebih pasti, hewan besar itu dulu memang aktif berenang karena sebagian besar tubuhnya tertutup insang. AFP [Non-text portions of this message have been removed]

