>> Kisruh Ekspor Rotan > Fahmi Idris Tersinggung SMS Sri Mulyani > Soal rotan, Fahmi mengaku sudah menjelaskan sejak 2006 > lalu.
> Jum'at, 27 Maret 2009, 16:16 WIB > Umi Kalsum, Elly Setyo Rini > > > VIVAnews - Menteri Perindustrian Fahmi Idris mendapat pesan > singkat dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sri > Mulyani, Kamis 26 Maret 2009 malam. Isinya, kekhawatiran > Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan perkembangan > industri rotan di Cirebon karena ketiadaan bahan baku. > > "Saya tersinggung, karena persoalan ini sudah > diupayakan sejak akhir 2006. Eh, tiba-tiba Menko bilang > Presiden minta penjelasan terkait rotan," kata Fahmi di > kantornya, Jumat, 27 Maret 2009. > > Fahmi membalas pesan singkat tersebut. "Kita > selesaikan soal ini segera, tapi jangan kaitkan dengan > pemilu," ujarnya. > > Kegeraman Fahmi beralasan. Selepas Peraturan Menteri > Perdagangan (Permendag) No.12 tahun 2005 tentang Pencabutan > Larangan Ekspor Rotan dirilis, Fahmi mengaku departemennya > telah mengumpulkan seluruh industri berbasis rotan untuk > membahas dibukanya kran ekspor tersebut. > > "Saat itu, saya minta Benny (Direktur Jenderal > Industri Agro dan Kimia Depperin Benny Wahyudi) untuk > membuat surat ke Presiden tentang kekhawatiran industri > berbasis rotan," ujarnya. Namun, dia menambahkan, tidak > ada respons dan tanggapan dari Presiden. > > "Sudah saya lakukan antisipasi jauh sebelum pemilu. > Eh, kok tiba-tiba minta penjelasan soal ketiadaan bahan > baku, hampir marah saya," katanya tanpa menjelaskan > lebih lanjut bagaimana respons Menko Perekonomian tentang > balasan SMS Fahmi. > > Fahmi mengaku, pada 2007 Depperin sudah melaporkan konsep > pengembangan sentra industri berbasis rotan di daerah > produsen rotan alam kepada Presiden namun tidak ditanggapi. > Bahkan sudah dua kali surat serupa dialamatkan kepada > Presiden. > > "Saya minta saudara Benny untuk mengumpulkan semua > dokumen yang sudah disampaikan," katanya. Selain itu, > Fahmi juga mengusulkan aturan ekspor rotan direvisi dengan > menutup kran ekspor untuk rotan mentah dan hanya mengekspor > barang rotan setengah jadi dan barang rotan jadi. > > . VIVAnews > > http://bisnis.vivanews.com/news/read/44261-fahmi_idris_tersinggung_sms_sri_mulyani >

