Mnurut pengamatan ane siy, wajar aje ada yg ga seneng dg 'sukses' PKS saat ini, 
bayangkan dari partai gurem antah berantah hanya dlm 2x pemilu, sdh bs disebut 
sbg partai besar. 
hebatnya lg, PKS membangun partai bukan hanya menjual SOSOK belaka spt yg umum 
dilakukan partai2 di Indonesia.
Wajar skali bila PKS semakin hari semakin besar, krn rakyat smakin cerdas, 
mampu membedakan mana partai yg sehat & bersih kinerjanya atau bukan.
Wajar pula apabila ada seseorang yg maju karirnya atau ekonominya, lalu ada 
segelintir orang yg iri, dengki lalu berusaha menggerogoti 'kredibilitas' orang 
tsb dg berbagai cara, baik dari luar maupun dr dalam. 
Tapi skali lg, rakyat sdh mangkin pintar, di DKI JAKARTA sbg ibukota negara, 
PKS sukses menancapkan KUKUnya sbg pemenang pemilu.
DKI jkt lebih heterogen, lebih majemuk, lebih cair ketimbang daerah2 lain, dan 
PKS sukses!

Dalam kasus pijet2an, fitnah yg dihembuskan orang2 iri dengki memang sangat tdk 
masuk akal. Panti pijet legal disebut panti pijat plus2, memangnya ada panti 
pijat plus2 yg legal? hehe..
wacana dihembuskan seolah2 kader2 PKS hobi pijet plus2, pdhl semua orang tahu, 
anggota PKS bukanlah berisi malaikat, tp hanya manusia biasa, yg bisa saja 
khilaf.
Khilaf & salah biasa dilakukan oleh manusia, dilakukan oleh stiap manusia. 
Tapi bagi orang2 iri dengki yg jiwanya sakit, tdk blh ada khilaf atau 
kesalahan, malah mereka menambah2i dg plus2 lah, zina lah, inilah, itulah 
hehe..lucu skali..
menuduh orang berzina butuh SYARAT yg berat, krn tuduhan itu PASTI akan 
dipertanggungjawabkan dihadapan ALLAH.
Buat orang iri dan dengki permohonan  maaf & pengunduran diri seseorang 
dianggap sebuah  bentuk PENGAKUAN SALAH, tp mereka tdk pernah berpikir SALAH 
apa?
salah telah pijat di panti pijet betulan? atau salah telah berzinah? STD di PKS 
terlalu tinggi, hanya pijet, mereka mengundurkan diri, bandingkan dg partai 
lain hehe..

silahkan 
baca...http://forga2001.wordpress.com/2009/02/19/bantahan-kasus-pks-panti-pijat/


kasus lainnya yg besar adalah masalah suap abdul hadi jamal, lg2 wacana 
dihembuskan seolah2 kader PKS terlibat suap.  Tp sayangnya rakyat sdh cerdas, 
tdk mudah dibohongi oleh brita yg tdk imbang.
Mungkin orang yg iri dengki tdk tau apa itu somasi hehe..yah mereka khan 
braninya triak2 ga jelas, ga brani tunjuk idung hehe


eh ada lg orang iri dengki yg mempermasalahkan gratifikasi yg TELAH 
dikembalikan oleh PKS yg nilainya milyaran, sedangkan partai2 besar lain 
mengembalikan hanya puluhan juta.
Tp bagi orang yg iri dengki di hatinya, mengembalikan gratifikasi bukanlah hal 
yg baik, yg perlu ditiru tapi malah mencibirnya dg bhs aneh spt, "Bagaimana 
mengambalikan uang kalau nggak terima, nggak
menyadari itu bukan uang bersih?". Uangnya memang MAU dikembalikan (udh ada 
NIAT) makanya ditrima dlu hehe..lagi pula tdk semua gratifikasi otomatis SUAP, 
perlu dibuktikan dlu.
nih baca lg, biar pinter 
hehe...http://www.antikorupsi.org/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=6&artid=9199
WALAUpun tdk ada JAMINAN 100% seluruh anggota PKS yang memperoleh gratifikasi 
kemudian melaporkannya kepada fraksi dan menyerahkan dananya agar dikembalikan 
oleh FRAKSI, stdaknya tindakan ini
bs menjadi CONTOh bagi anggota DPR lain, agar melakukan hal yg sama.

jadi..orang yg iri dengki & sakit jiwanya memang tdk akan bs MELIHAT sesuatu 
itu BERSIH & berkilau hehe..semuanya GELAP aja, yah mungkin itu akibat pancaran 
hatinya yg kelam pekat :p




________________________________
From: Ahmad Syukri <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, April 1, 2009 6:52:52 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: 2 Cara Mengalahkan PKS Ala Hidayat Nurwahid


Saya bukan anggota PKS, tapi berdasarkan pengamatan saya. Banyak yang menyerang 
kredibilitas PKS dibanding partai atau organisasi lain. Kalau begitu 
kredibilitas PKS ini MEMANG demikian hebat !! sehingga sangat menggentarkan 
lawan-lawannya, dan merupakan ancaman no.1 bagi lawan-lawannya. Jika 
kredibilitas PKS demikian tinggi ditanah air ini ...saya pikir PKS perlu untuk 
dipilih pada pemilu nanti.

--- On Tue, 31/3/09, masdimas62 <masdima...@gmail. com> wrote:

From: masdimas62 <masdima...@gmail. com>
Subject: [ppiindia] Re: 2 Cara Mengalahkan PKS Ala Hidayat Nurwahid
To: ppiin...@yahoogroup s.com
Date: Tuesday, 31 March, 2009, 10:06 PM

Salam,

Semua aib yang menimpa PKS disebut fitnah, padahal belakangan benar. Bagaimana 
membedakan partai bersih dan partai pelempar fitnah?
1. Anggota DPRD Kota Jambi sekaligus caleg DPRD Provinsi 
Jambi Zulhamli Alhamdi tertangkap dalam razia di panti 
pijat plus-plus "Sehat Bersih" disebut fitnah. 
Padahal yang bersangkutan sudah mengaku salah dan 
mengundurkan diri.
2. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Kecamatan Cantigi Indramayu inisial Ro (23), memperkosa gadis ABG.
Keluarga korban diiming-imingi uang tutup mulut Rp 200 juta.
Tifatul Sambiring menyebutnya fitnah. Padahal warga di sana
meyakini dan menyebut pelakunya kader bahkan koordinator aksi PKS
3. Anggota PKS menngembalikan uang haram Rp 1,9 miliar, hasil 
dari amplop-amplop dari orang-orang tertentu. 
Bagaimana mengambalikan uang kalau nggak terima, nggak 
menyadari itu bukan uang bersih?

Jadi di mana bersihnya dan pedulinya?

Dimas. 

--- In ppiin...@yahoogroup s.com, tylla subiyantoro <tyllasubiyantoro@ ...> 
wrote:
>
> Bersih dan peduli rakyat?? Ah Masa?
> 
> 
> Terus Dugaan korupsi Rama Pratama kemaren itu gimana ? Dia bukannya politisi 
> PKS ya ?
> jaman jadi ketua senat dulu sih dia hobinya nanggok Aksi yang diorganisir 
> sama lembaga kemahasiswaan independen di UI..
> Jadi kalau sekarang terlibat korupsi, nggak terlalu mengagetkan juga..
> 
> 
> 
> Tylla Subijantoro Indonesian Worker In Kabul - Afghanistan
> 
> --- On Tue, 3/31/09, dony_doang <dony_doang@ ...> wrote:
> 
> From: dony_doang <dony_doang@ ...>
> Subject: [ppiindia] 2 Cara Mengalahkan PKS Ala Hidayat Nurwahid
> To: ppiin...@yahoogroup s.com
> Date: Tuesday, March 31, 2009, 12:13 PM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Minggu, 29/03/2009 16:31 WIB
> 
> 
> 
> 2 Cara Mengalahkan PKS Ala Hidayat Nurwahid
> 
> Irwan Nugroho - detikPemilu
> 
> 
> 
> Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DR. H. Hidayat 
> Nurwahid, Lc., MA. membuka rahasia bagaimana supaya parpol lain dapat 
> mengalahkan PKS. Parpol lain harus bisa lebih bersih dan lebih peduli kepada 
> rakyat.
> 
> 
> 
> "Kalau ingin mengalahkan PKS, harus lebih bersih dan lebih peduli," kata 
> Hidayat saat bertemu dengan puluhan tokoh masyarakat Indramayu di Hotel Wiwi 
> Perkasa 2, Indramayu, Jawa Barat, Minggu ( 29/3/2009). 
> 
> 
> 
> Hidayat kembali menandaskan hingga sejauh ini, tidak ada politisi PKS yang 
> tersandung kasus korupsi. Pun demikian, kepedulian PKS terhadap 
> penanggulangan bencana sudah terbuktikan. PKS memberikan bantuan terhadap 
> korban dengan setulus hati. Silahkan buka berbagai pemberitaan telah 
> membuktikan hal itu misal : 
> 
> http://simpatisanpk s.co.cc/? page_id=43
> 
> 
> 
> "Tapi apa yang terjadi, mereka bukannya lebih bersih dan peduli. Yang
> 
> dilakukan adalah memfitnah. Fitnah tidak sesuai dengan aqidah ahlul sunnah 
> wal jamaah. Di manapun tidak boleh. Rosullullah terhadap musuhnya pun tidak 
> pernah memfitnah," jelasnya.
> 
> 
> 
> Karena itu, Hidayat mengajak seluruh parpol dan para politikus di negeri ini 
> untuk berpolitik dengan akhlak yang baik. Jangan dengan melemparkan tuduhan 
> tidak benar atau furqah, memecah belah umat.
> 
> 
> 
> "Berpolitik silakan, berkompromi silakan, tapi jangan dengan 
> memfitnah,"pungkas Hidayat yang juga Ketua MPR ini.
> 
> 
> 
> ( irw / gus )
> 
> 
> 
> Source :
> 
> http://pemilu. detiknews. com/read/ 2009/03/29/ 163137/1106736/ 700/2-cara- 
> mengalahka\n- pks-ala-hidayat- nurwahid
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

[Non-text portions of this message have been removed]


   


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke