Udah sampe ke Eropa, sudah hidup di Denmark masih pakai cadar juga? Salaaah 
kalee... 

Orang Denmark layak tersinggung, mereka disamain sama laki-laki Arab yang rakus 
memperkosa perempuan, meskipun sudah pakai jilbab dan cadar, kayak yang biasa 
mereka lakukan sama TKW-TKW

Postingnya rada cerdas dikit, dong, Tung !!
Tambah hari tambah bloon aja lu.... ha..ha..



Dimas

PS: 
Hari ini udah benturin kepala ke tembok, belon? 
Biar otak kebuka dikit, gitu? 


--- In [email protected], si pitung <sipitun...@...> wrote:
>
> diskriminasi, rasis & pelanggaran HAM emang udah lazim di EROPAH sono, ga 
> makan bangku skolahan kaya'nya orang sono hehe..
> 
> 
> Muslimah Bercadar Ditolak Naik Bis
> Sebuah keluarga Muslim sangat terkejut ketika seorang sopir bis
> setempat menolak untuk melanjutkan mengemudikan bis, kecuali perempuan
> dari keluarga Muslim tersebut yang menggunakan hijab turun dari bis.
> Koran Ã…rhus Stiftstidende melaporkan perempuan yang bernama Houria
> Nouioua bersama suami dan tiga anaknya yang masih kecil. Sopir bis
> memberitahu bahwa ia tidak dapat melanjutkan perjalanan bis tersebut
> karena perempuan itu memakai Niqab - pakaian Muslim berupa cadar yang
> menutup wajah.
> "Sopir bis itu mengatakan bahwa aturan di Denmark tidak boleh
> membawa penumpang yang memakai tutup muka," kata Mohamed Belgacem -
> suami dari perempuan itu. "Saya sangat terkejut karena istri saya tidak
> dapat melanjutkan perjalanan dengan bis itu. Saya telah tinggal di
> Denmark selama 12 tahun dan tidak pernah mengalami hal-hal seperti ini."
> Bis dari perusahan Arriva tersebut tetap berhenti di halte selama 15
> menit sementara penumpang lain akhirnya menjadi terlibat dalam insiden
> itu , mereka merasa dibuat gusar atas kelakuan pengemudi bis.
> "Ini
> jelas-jelas sebuah bentuk rasisme dan diskriminasi," kata seorang
> penumpang perempuan yang berada dikantor pusat bis Arriva dan berbicara
> kepada petugas disana meminta supaya sopir bis mau menerima penumpang
> muslim.
> Martin Wex, humas dari perusahaan bis Arriva mengatakan sopir bis
> itu tidak akan ditindak karena kasus ini bukan persoalan rasial hanya
> masalah kesalahpahaman saja.
> "Sopir bis Arriva tersebut mengatakan, dia mendengar kalau
> menggunakan penutup muka dalam aksi demonstrasi terlarang di Denmark
> dan dia berpikir hal itu juga sama dengan di dalam bis," kata Wex.
> Persoalan ini akan dibuat aturannya secara jelas dalam majalah
> karyawan berikutnya, sehingga para sopir tidak akan bingung lagi
> sehingga terjadi kesalahpahaman seperti itu, Wex
> menambahkan.(fq/cphpost)
> 
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke