http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/1473/Default.aspx

*TNI AL TANGKAP KAPAL INDONESIA YANG DIAWAKI 30 WARGA NEGARA THAILAND DAN
KAMBOJA*

Aneh bin ajaib, sebuah kapal berbendera Indonesia bernama KM. Mina 04 tetapi
diawaki oleh 30 orang warga negara asing, masing-masing 14 warga negara
Thailand dan 16 warga negara Kamboja serta hanya lima WNI dapat dengan
leluasa beroperasi secara ilegal di perairan Indonesia. Namun malang nasib
kapal milik PT. Bina Usaha Mina atas nama H. Nasrun dan H. Karim karena
tertangkap tangan oleh *KRI Imam Bonjol-383* di perairan Natuna pada posisi
05 22 59 Utara – 106 11 36 Timur, Selasa (31/3) ketika para awak kapal
tersebut sedang asik menangkap ikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh *Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut
(Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, S.E. *di Mabes TNI AL
Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (31/3). Dikatakan, KRI Imam Bonjol ketika
itu sedang melaksanakan operasi penegakan kedaulatan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

KM. Mina 04 yang miliki bobot 122 ton dengan tanda selar GT 122 No. 385/HHc
telah berhasil menangkap sejumlah ikan campuran. Dari hasil pemeriksaan
sementara sebagian SeamenBook diduga kuat palsu karena sebagian ABK kapal
bukan warga negara Thailand melainkan warga negara Kamboja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, KM. Mina 04 bersama para ABK
yang umumnya orang asing itu digiring ke Pangkalan TNI AL Tarempa, Natuna,
Kepulauan Riau guna proses hukum selanjutnya.

Secara terpisah, KRI Badik-623 yang tergabung dalam Operasi Trisila di Laut
Arafuru juga berhasil menangkap KM. Aman 03 ketika sedang melakukan
penangkapan udang pada kedalaman/Isobath 6 (daerah terlarang yang tertera
dalam Surat Ijin Penangkapan Ikan/SIPI Isobath 10) atau pada posisi 05 48 70
Selatan – 134 51 90 Timur. Selain pelanggaran tersebut, KM. Aman 03 juga
tidak dilengkapi dokumen yang sah sebagaimana ketentuan perundang-undangan
yang berlaku.

KM. Aman 03 adalah milik perusahaan PT. Irian Marine Product Development
(IMPD) dinakhodai Agus Riyadi dan diawaki 14 orang anak buah kapal yang
kesemuanya WNI. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa kapal yang
memiliki bobot 112 ton itu memuat 750 kg udang.

Hingga saat ini, kapal dan para awaknya masih dalam pelayaran dan dikawal
oleh KRI Badik menuju Pangkalan TNI AL Tual untuk menjalani proses hukum
selanjutnya.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke