Aduh mas, yg lugu itu siapa ? Saya sdh browse melalui google spt yg mas sarankan. Isinya sdh basi dan berat sebelah, tdk menyampaikan kronologis yg lengkap dari pelaku, para saksi (satpol PP). Dan hal itu sdh diklarifikasi berita yg disebarkan insan pers terlalu dibesar-besarkan (konspirasi). Bahkan pengakuan dari satpol PP dan pemilik panti pijat yg islami itu jg tdk diberitakan oleh media.
Namun untungnya hasil google menampilkan situs yg menyatakan bhw SCTV di-somasi oleh PKS. Tapi coba lihat, adakah koran/tv yg memberitakan bhw PKS telah melakukan somasi ke SCTV ? Cobalah lihat adakah koran/tv yg memberitakan bhw PKS jg sdh membuat SOMASI thd media yg mem-blow-up kasus pemerkosaan oleh seorang preman (simpatisan PKS) ? Gak ada kan ? Jelas ada usaha-usaha nyata utk menyebarkan fitnah tanpa memberikan ruang "hak-jawab" kpd PKS. Suatu konspirasi yg jahat. Tapi bagi PKS hal fitnah itu tdk menjadikan PKS jg akan melakukan cara-cara yg sama kpd orang lain. Banyak hadist yg mengatakan balaslah perbuatan buruk dg perbuatan baik. Dan insya Allah, orang akan melihat kebenaran yg hakiki. Ingat, Allah lah yg menggenggam hati orang. Dialah (Allah) yg Maha membolak-balik hati seseorang (al-ayat). Bila Allah berkehendak, mudah saja beberapa menit sebelum pencontrengan Allah menggerakkan hati seseorang utk mencontreng Caleg-caleg PKS.... Jika anda muslim, saya doakan anda agar mendapatkan hidayah Allah. Jika anda bukan muslim, marilah kita berlomba utk menebar "kebaikan" dimuka bumi. Bukan dg cara menebar kebencian (fitnah) atau menggunakan cara-cara kotor. Bukankah setiap agama mengajar umatnya utk berbuat kebaikan kpd siapapun ??? Mari kita berlomba utk peduli kpd rakyat, cepat tanggap bila ada bencana, musibah. Alangkah indahnya bila seluruh komponen bangsa dan agama saling berlomba utk berbuat kebaikan dan peduli kpd sesama. Bukan hanya PKS (sdh terbukti), sebaiknya semua partai juga peduli kpd rakyat. Bukan hanya pd saat menjelang pemilu, tapi kapan pun dan dimanapun buatlah Baksos, pengobatan gratis, sunatan gratis, sembako murah, dll. Itulah yg cara-cara baik menurut saya, bukan dg cara sebar fitnah. Salam, --- In [email protected], "masdimas62" <masdima...@...> wrote: > > Salam, > > Dony, kamu sama lugunya dengan orang-orang PKS, pembela PKS dan simpatisan > PKS. Bahkan ketika fakta begitu terang-benderang, masih menganggap > kejadiannya sebagai fitnah dan tak pernah ada. > > Saya tandai, petinggi-petinggi PKS selalu saja langsung membantah, menyebut > "fitnah", setiap kali ada kasus menimpa kadernya, tanpa konfirmasi pada > kejadian yang menimpa kadernya. HNW atau Tifatul Sembiring sama saja, satu > kartu. "Bantah dulu, yang kenceng, lain-lain urusan belakang!" begitulah > mottonya. > > Supaya sederhana, tolong Dony klik google.com, ketik kasus PKS di Jambi, > kasus PKS di Indramayu, kasus Rama Pratama, dll. Dari situ, bisa dibedain > mana fitnah mana fakta. > > Saya memang tak senang kalau partai Wahabi yang menang. NKRI, Pancasila, > bakal terancam. Indonesia lebih banyak mengurusi Palestina ketimbang negeri > sendiri. > > Tapi saya mau fair, kalau memang publik memilih, ya, sudah. > > Orang-orang PKS yang sok bersih dan sok peduli harus tahu bahwa khalayak > cukup cerdas untuk membedakan mana fitnah mana fakta. > > > > Wassalam, > > > Dimas. > > PS : Tuduhan, tulisan rekayasa agar PKS menang Pemilu, itu berlaku juga untuk > "rekayasa agar Golkar tak menang Pemilu", "rekayasa agar PDIP tidak menang > Pemilu" dan seterusnya. Itu namanya memamah biak. Hapalan. Kalimat itu > kesannya berisi, tapi sebenarnya "ndobos" > > > --- In [email protected], "dony_doang" <dony_doang@> wrote: > > > > Mas Dimas, > > Semua itu adalah fitnah belaka yg sengaja dibuat oleh konspirasi berbagai > > pihak. Media di Indonesia tdk berimbang dlm menyampaikan sebuah berita. > > Info bantahan terhadap fitnah dg berbagai pernyataan dari para pelaku/saksi > > tidak dimuat oleh media. Terlihat sekali usaha-usaha utk menjatuhkan PKS > > dilakukan oleh konspirasi media. Masyarakat hanya disuap dg berita-berita > > fitnah, namun disisi lain berita-berita bantahan bahkan tuntutan hukum yg > > dilakukan PKS terhadap fitnah tsb TIDAK PERNAH DIMUAT oleh media. Insya > > Allah akan sy forward di milis ini berbagai berita tentang betapa media di > > Indonesia bersikap tdk berimbang kpd Partai Dakwah ini. > > > > Namun lambat laun kebenaran itu akan muncul ke permukaan. Dan kebusukan > > seberapa pintarnya ditutupi tetap akan tercium bau busuknya. Kekuasaan > > bukanlah tujuan utama Caleg PKS. Surga adalah tujuan utama kami. Tetaplah > > istiqomah utk bersih, zuhud (hidup sederhana), dan berakhlaq mulia. Karena > > kehidupan akhirat lebih abadi dibanding kehidupan dunia. > > > > Maju terus sbg Partai Dakwah > > > > PS : Tulisan tentang Surat Terbuka utk PKS jg adalah rekayasa dari > > seseorang yg takut bila PKS jd pemenang dipemilu ini. > > > > > > > > --- In [email protected], "masdimas62" <masdimas62@> wrote: > > > > > > Standar tinggi? Istiqomah ? Maksudnya apa? Masuk ke panti pijat kayak > > > yang di Jambi, perkosa ABG kayak yang di Indramayu,ngembaliin hasil > > > korupsi setelah ketahuan? Ikut rundingan kenaikan dana stimulus di Four > > > Season kayak yang di Jakarta, sehingga ada yang ketangkep KPK?! > > > > > > PREEEKK !! > > > > > > NGOMONG AJA SAMA EMBERR, TUNG! > > > > > > Ha..ha..ha.. > > > > > > > > > --- In [email protected], si pitung <sipitung68@> wrote: > > > > > > > > > > > > > > > > terlepas dari permasalahannya, alangkah indahnya apabila partai2 > > > > berbasis ISLAM menyadari hal ini.."sedikit tapi istiqomah lebih baik > > > > daripada banyak tapi tidak jelas > > > > agamanya" > > > > > > > > STANDARD muslim memang berbeda, terlalu tinggi bahkan hanya sekedar utk > > > > dibayangkan oleh orang sekuler :p > > > > > > > > > > > > Surat Terbuka untuk PKS > > > > > > > > Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, > > > > > > > > Saya membaca di surat kabar bahwa kampanye PKS mengadakan konser > > > > musik, di Jogja ada GIGI dan di Jakarta COKELAT. Terus terang saya > > > > kaget karena setahu saya PKS adalah partai dakwah yang konsisten > > > > memperjuangkan tegaknya Islam di negeri ini. Saya juga tahu selama ini > > > > para kadernya juga istiqomah. Saya merasa risih membayangkan para kader > > > > PKS Ikhwan dan Akhwat nonton konser musik. > > > > Saya jadi bertanya-tanya, apakah PKS yang sekarang sudah bukan PKS > > > > yang dulu lagi? Apakah demi menjadi Partai Kita Semua, terus PKS > > > > ikut-ikutan seperti partai lain dalam berkampanye? Saya sendiri karena > > > > tidak terlibat dalam kepanitiaan kampanye, maka saya tidak tahu pasti > > > > bagaimana latar belakang dan pertimbangannya. saya tetap berusaha > > > > berbaik sangka bahwa mungkin saja apa yang disampaikan media massa itu > > > > kurang valid (kebanyakan pemberitaan media memang seperti itu). > > > > Saya berharap PKS sebagai motor dakwah Islam tidak melakukan > > > > cara-cara kampanye seperti partai lain karena kita ini Muslim, kita > > > > harus tunjukkan pada masyarakat, ini lho cara seorang Muslim > > > > berkampanye. Seperti halnya kita bisa menunjukkan begini lho cara > > > > seorang Muslim makan, begini lho cara seorang Muslim bergaul dsb. > > > > Menurut saya dengan konser musik kurang pantas. Sebuah tujuan yang > > > > mulia, menegakkan Kalimatullah, kan tidak boleh dilakukan dengan > > > > cara-cara yang kurang baik (tidak dibenarkan syariat). Apalagi yang > > > > saya tahu, salah satu band yang ikut kampanye PKS itu juga mengiklankan > > > > produk rokok di TV. Kalaupun sangat sangat terpaksa memakai band, > > > > carilah yang seaqidah, baik Islamnya (setidaknya untuk ukuran anak > > > > band) dan visi dan misinya sejalan dengan PKS secara umum. > > > > Demikian masukan saya untuk PKS, semoga tetap istiqomah diatas > > > > syariat Islam yang mulia ini. Jangan hanya mengejar menang pemilu sebab > > > > jalan dakwah ini cukup luas, tidak hanya dengan menang pemilu. Jumlah > > > > yang sedikit tapi istiqomah lebih baik daripada banyak tapi tidak jelas > > > > agamanya. > > > > Jazakumullah khairan > > > > Probo (iannpro@) > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > >

