BÚMN terdiri dari banyak perusahaan, jadi kalau dikumpulkan tentu saja 
kelihatan bagus hasil keseluruhannya, tetapi kalau dilihat secara terperinci 
mungkin ada banyak  perusahaan yang bobrok, dengan melihat adanya yang bobrok 
bisa dibetulkan atau diliwidasikan agar tidak menjadi beban bagi negara dengan 
terus memompa dana untuk tetap berjalan.

  ----- Original Message ----- 
  From: A Nizami 
  To: [email protected] ; ekonomisyariah ; 
[email protected] ; lisi ; [email protected] ; Indonesia Raya ; 
[email protected] 
  Sent: Friday, April 03, 2009 9:53 AM
  Subject: [ppiindia] Setoran Pajak BUMN Tahun 2008 Rp 200 TRILYUN!



  Setoran pajak BUMN tahun 2008 Rp 200 Trilyun. Belum lagi keuntungannya yang 
Rp 79 Trilyun yang bisa masuk kas negara untuk dinikmati rakyat.

  Nah kira2 berapa pajak yang disetor oleh perusahaan asing yang menikmati 
minyak, gas, emas, dan kekayaan alam Indonesia lainnya?

  Salam

  Pajak BUMN di atas Rp200 triliun

  JAKARTA: Total setoran pajak BUMN ke pemerintah selama 2008 melampaui Rp200 
triliun. Jumlah tersebut di luar setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) 
perusahaan pemerintah yang bergerak di sektor pertambangan.

  Sekretaris Meneg BUMN M. Said Didu menuturkan jumlah itu merupakan total 
setoran pajak BUMN, mulai dari pajak bumi bangunan, PPN, hingga PPh 21.

  "Jika dihitung dengan PNBP, setoran BUMN ke pemerintah akan lebih besar. 
Kalaupun setoran dividen diturunkan, negara masih memperoleh pendapatan pajak 
dari perusahaan milik pemerintah," ujarnya kemarin.

  Menurut Said, kendati setoran pajak BUMN kepada pemerintah di atas Rp200 
triliun, sampai saat ini pihaknya belum memiliki rekap setoran pajak BUMN dan 
catatan tersebut berada di Dirjen Pajak.

  "Di Dirjen Pajak pun catatannya berbeda-beda sesuai dengan jenis pajak yang 
dibayar dan tidak menyatu berdasarkan BUMN yang membayar."

  Proyeksi jumlah setoran BUMN selama tahun lalu itu didasarkan pada jumlah 
belanja modal ataupun belanja operasional perusahaan milik pemerintah yang 
selama 2008 mencapai sekitar Rp950 triliun.

  Sementara itu, setoran dividen BUMN kepada pemerintah untuk tahun buku 2008 
dipatok di kisaran Rp27 triliun.

  Baru-baru ini Said Didu menuturkan total laba bersih yang diperoleh BUMN 
selama tahun lalu mencapai Rp79 triliun-Rp80 triliun, atau mengalami kenaikan 
dari perkiraan sebelumnya Rp70 triliun.

  Besarnya kebutuhan pendanaan selama tahun ini memaksa bank-bank BUMN meminta 
keringanan pembayaran dividen. Bank-bank pelat merah mengajukan angka sebesar 
25% dari total laba bersih selama 2008.

  Kendati demikian Kementerian BUMN belum memutuskan angka pasti yang harus 
disetor oleh bank-bank tersebut.

  Tahun lalu total dividen yang disetor bank milik pemerintah mencapai kisaran 
50% dari total laba bersih. Bahkan Bank Mandiri menyetor dividen hingga kisaran 
90%.

  Oleh Bambang P. Jatmiko
  Bisnis Indonesia 
  http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/ekonomi-makro/1id111310.html

  Setoran Pajak BUMN Lebih Rp 200 Triliun
  Jum'at, 03 April 2009 , 00:14:00

  JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan 
total setoran pajak seluruh perusahaan negara untuk tahun buku 2008 mencapai 
lebih dari Rp 200 triliun.

  Setoran pajak tersebut baru berasal dari pajak penghasilan (PPh) badan usaha, 
pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak pertambahan nilai (PPN), dan PPh 21. 
Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) belum masuk dalam 
perhitungan tersebut.

  "Pajak dari BUMN saja bisa sampai Rp 200 triliun, belum lagi setoran iuran 
tambang dan bagi hasil," ujar Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu di 
kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/4).

  Menurut Said, jumlah setoran pajak tersebut baru perkiraan yang didasarkan 
pada jumlah belanja modal (capital expenditure/capex) dan belanja operasional 
(operational expenditure/opex) perusahaan milik pemerintah yang selama 2008 
mencapai sekitar Rp 950 triliun.

  Said menuturkan, melihat kondisi tersebut, masyarakat seharusnya tidak 
melihat kontribusi pendapatan pemerintah dari BUMN berasal dari pembayaran 
dividen. Sebab perusahaan negara itu juga membayar pajak.

  Namun demikian, Said mengakui, kementerian sampai saat ini belum pernah 
memiliki data rekapitulasi pembayaran pajak dari seluruh BUMN. Sebab, data 
pembayaran pajak umumnya tercecer di berbagai instansi di Direktorat Pajak 
Departemen Keuangan. (das)***
  http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=67784

  Kamis, 02/04/2009 20:05 WIB
  Total Setoran Pajak BUMN Tahun 2008 Rp 200 Triliun
  Angga Aliya ZRF - detikFinance

  Said Didu (Foto: dok detikcom)
  Jakarta - Total setoran pajak seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke 
pemerintah sepanjang tahun 2008 mencapai Rp 200 triliun.

  Demikian hal itu dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN M Said 
Didu di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis 
(2/4/2009).

  "Jadi jangan dilihat dari dividen saja, setoran BUMN itu di pajak besar 
sekali," ujarnya.

  Ia mengatakan, jumlah tersebut merupakan setoran pajak BUMN, mulai dari pajak 
bumi bangunan, PPN, hingga PPh 21. Namun di luar setoran penerimaan negara 
bukan pajak (PNBP) perusahaan pemerintah yang bergerak di sektor pertambangan.

  Said menambahkan, jika PNBP juga dimasukan maka jumlah setorannya bisa lebih 
besar lagi.

  Proyeksi jumlah setoran BUMN tersebut diambil berdasarkan jumlah belanja 
modal atau capital expenditure (capex) serta belanja operasional alias 
operational expenditure (opex) BUMN selama 2008 yang mencapai sekitar Rp 950 
triliun.

  Dengan jumlah pajak yang jumlahnya cukup besar tersebut, Kementerian Negara 
BUMN sudah meminta laporan rekap setoran pajaknya ke Dirjen Pajak.

  "Tapi sudah sejak tiga tahun lalu kita minta belum dikasih," ujarnya.

  Sementara untuk target setoran dividen BUMN untuk tahun buku 2008 sebesar Rp 
26,3 triliun untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 
kemungkinan tidak akan tercapai.

  Laba bersih BUMN naik Rp 1 triliun

  Pada kesempatan yang sama, ia juga menuturkan laba bersih seluruh BUMN tahun 
2008
  meningkat sekitar Rp 1 triliun setelah ada beberapa perusahaan plat merah yang
  diaudit kinerjanya keuangannya.

  Sebelumnya, laba bersih BUMN tahun buku 2008 dipatok Rp 78,9 triliun, dengan 
adanya
  kenaikan tersebut maka menjadi Rp 79,9 triliun.

  "Kita tinggal nunggu sisa yang belum audit. Itu nanti masih bisa naik atau 
bisa
  turun lagi," ujarnya.

  (ang/qom)
  
http://www.detikfinance.com/read/2009/04/02/200559/1109396/4/total-setoran-pajak-bumn-tahun-2008-rp-200-triliun
  ===
  Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
  ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
  Informasi selengkapnya ada di:
  http://www.media-islam.or.id
  Ingin belajar Islam?
  Kirim email ke: [email protected]

  Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.com

  Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang 
Messenger! http://id.messenger.yahoo.com


  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke