Petani di Peru Disiksa dengan Ereksi Delapan Hari
Jum'at, 03 April 2009 | 14:51 WIB

TEMPO Interaktif, Lima: Seorang petani asal Peru mengalami malapetaka yang
tak terbayangkan. Bagaimana tidak, kalau burung miliknya berdiri terus
selama delapan hari. Lelaki mana yang tahan? Akhirnya, petani itu harus
menjalani operasi agar burungnya bisa lunglai kembali.

"Pasien tiba di rumah sakit dalam kondisi kesakitan karena ereksi," ujar
dokter bedah Nelson Carrasco. Padahal, lanjut dokter itu, Petani berusia
53, tidak menggunakan stimulan apapun atau pun minum alkohol.

Dia mengatakan pasiennya, yang identitasnya masih disembunyikan, menderita
secara medis disebut sebagai priapism, yakni ereksi pada penis yang
bertahan lebih dari empat jam karena darah menggumpal. Bila laki-laki
menderita masalah ini akan kesakitan.

Satu hal lagi yang membuat parah, petani itu kesakitan karena dia harus
menempuh jarak seribu kilometer untuk mencapai Ruaah Sakit Sullana, yang
terletak di sebelah utara Kota Lima, ibukota Peru.

Namun, menurut Carrasco, pihak medis akan mencari penyebabnya lebih dulu.
"Karena jika kami tidak menemukan solusinya, hal yang dialami burung
petani itu bisa terulang kembali."




AFP| NUR HARYANTO


#./ Attachment and HTML file is not permitted


Kirim email ke