http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/04/07/4177.html

Selasa, 7 April 2009, 14:01:02 WIB

*Ketua KPU: Kami Siap Laksanakan Pemilu Tanggal 9 April 2009*

*Jakarta*: *KPU (Komisi Pemilihan Umum)* menyatakan kesiapannya untuk
menyelenggarakan Pemilihan Umum 2009 untuk DPR, DPD dan DPRD, tanggal 9
April 2009 serentak di seluruh Indonesia, kecuali di 2 kabupaten yaitu
Flores Timur dan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan keputusan
dari KPU NTT, karena ada upacara keagamaan yang tidak dapat ditinggalkan
oleh masyarakat setempat.

Kesiapan KPU ini disampaikan Ketua KPU Hafiz Anshari, dalam keterangan
persnya didampingi *Mendagri Mardiyanto*, di Ruang Pers Kepresidenan, Selasa
(7/4) siang, usai melaporkan kesiapan pemilu kepada *Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono* selaku Kepala Negara.

Menurut Hafiz Anshari, laporan kepada Presiden adalah kewajiban bagi KPU
karena ini amanah dari Undang-Undang yang menyatakan bahwa setiap tahapan
penyelenggaraan Pemilu, KPU harus melaporkan kepada Presiden selaku Kepala
Negara.”Laporan ini murni atas inisiatif dari KPU sendiri, bukan dari
Presiden,” jelas Hafiz. .

“Kita melaporkan pada Presiden bahwa beberapa persoalan yang selama ini
diberitakan itu sudah kita selesaikan, dan insya Allah pada tanggal 9 April
2009, Pemilu tetap kita laksanakan dan tidak ada penundaan kecuali di
Kabupaten Flores Timur dan Lembata. Pemungutan suara di Fores Timur dan
Lembata dilakukan tanggal 14 April 2009 . Namun perhitungan ditingkat
kabupaten ataupun kota, di tingkat provinsi apalagi di tingkat nasional,
tidak terganggu dengan penundaan itu," tambahnya.

"Selain itu KPU juga meminta bantuan pengamanan kemungkinan terjadi
kecurangan-kecurangan dari pihak manapun. Kami akan memberikan DPT kepada
semua saksi yang hadir disetiap TPS, untuk bisa memonitor dan menjaga
kemungkinan ada pemilih-pemilih yang tidak memenuhi syarat. Pemilih yang
boleh memberikan suara adalah pemilih yang sudah menerima pemberitahuan dari
KPPS, dimana dan kapan memberikan suaranya dalam bentuk surat pemberitahuan
dan jelas indentitasnya. Lalu setiap orang yang sudah mencontreng wajib
menyelupkan jarinya ke tinta,” ujar Hafiz Anshari.

"Kita juga meminta bantuan kepada Kapolri agar aparat kepolisian dapat
mengawal tiap-tiap TPS, PPK dan seterusnya, dan berjaga dilingkungan TPS
untuk menghindari pemaksaan, suap menyuap, atau ancaman dari pihak-pihak
tertentu yang memaksa petugas melakukan kecurangan-kecurangan," tambahnya.
(win)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke