http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122125
*PANGDAM JAYA TINJAU PEMBUATAN BARAK PENGUNGSI SITU GINTUNG* 07 Apr 2009 *KODAM JAYA* (7/4),- *Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro* meninjau pembuatan barak-barak penampungan sementara pengungsi korban bencana Situ Gintung di Kantor Penghubung Pemda Wisma Kerta Mukti Jln. Kerta Mukti I No 3 Ciputat Tanggerang, Selasa (7/4). Pangdam Jaya/Jayakarta dalam peninjauan kelokasi pembuatan barak penampungan sementara pengungsi di dampingi oleh Asisten Operasi Kasdam Jaya, Asisten Teritorial Kasdam Jaya, Kapendam Jaya, Wakil Kazidam Jaya dan Komandan Kodim 0506/Tanggerang. Pembuatan barak penampungan sementara pengungsi mulai dibuat sejak hari Sabtu tanggal 4 April 2009 dan barak-barak tersebut nantinya akan ditempati sementara oleh para pengungsi yang pada saat ini telah dipindahkan dari penampungan di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan di tempatkan di tenda sementara sambil menunggu barak penampungan selesai dibangun. Dalam tenda sementara ditampung setiap tenda sebanyak 3 Kepala Keluarga, sedangkan barak penampungan sementara nantinya dapat menampung sebanyak 52 Kepala Keluarga dengan jumlah 185 jiwa.. Sementara itu jumlah relawan yang bekerja membangun barak-barak pengungsi dan penanganan para korban bencana terdiri dari Tagana 60 personil, Kodam Jaya (TNI) 315 personil, PMI 60 personil, Medis 30 personil, BNPB 10 personil, Depsos 12 personil, PU 25 personil, Satkorlak/Pemda 20 personil dan Basarnas 25 personil. Pangdam Jaya dalam peninjauan tersebut memimpin langsung pembuatan barak penampungan serta mengunjungi para pengungsi korban bencana dan meninjau dapur umum serta MCK. Pada jumpa persnya dengan para wartawan yang hadir dalam peninjauan tersebut Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, barak-barak sementara ini diharapkan selesai secepat mungkin dengan mengerahkan tenaga para prajurit-prajurit TNI yang bekerja siang dan malam, prajurit TNI disiapkan sebagai tenaga kasarnya saja, sedangkan tenaga ahlinya dari dinas Pekerjaan Umum. Sambil menunggu selesainya pembangunan barak penampungan ini, agar para pengungsi bersabar untuk menempati tenda-tenda sementara, jelas Pangdam. Pangdam juga menjelaskan bahwa, Posko terpadu tetap dikerahkan untuk menanggulangi bencana alam, pencarian korban tetap diteruskan, sambil menunggu laporan dari masyarakat. Pencarian intensitasnya diturunkan dan saat ini di fokuskan untuk pembangunan barak sementara. Keterlibatan Prajurit Kodam Jaya dalam menanggulangi bencana alam dilaksanakan sampai dengan adanya keputusan / perintah dari Komando Atas untuk berhenti. Untuk pencarian korban dari Kodam Jaya dikerahkan 2 Satuan Setingkat Regu (SSR) yang bergabung dengan tim SAR. Pangdam juga menyampaikan tentang bantuan yang telah di berikan oleh Pimpinan Angkatan Darat yaitu Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo berupa 143 peralatan masak dan 143 kompor gas beserta tabungnya yang diberikan kepada para korban bencana serta 160 set peralatan sekolah dan 160 stel seragam sekolah yang diberikan kepada anak-anak korban bencana tersebut. [Non-text portions of this message have been removed]

