gmne nih komentar dari ahli hadist 5 madzab? he..he

Hasil Investigasi: Israel Telah Melakukan Terorisme di Gaza

Laporan-laporan hasil investigasi yang menyimpulkan bahwa Israel
telah melakukan kejahatan perang dalam agresinya ke Jalur Gaza bulan
Januari lalu, terus bertambah. Kali ini hasil investigasi yang
dilakukan Physicians for Human Rights (PHR) bekerjasama dengan
Palestinian Medical Relief Society (PMRS) menyimpulkan bahwa Israel
telah menciptakan "teror tanpa ampun" selama agresi brutalnya ke Jalur
Gaza.
"Serangan-serangan yang dilakukan meliputi wilayah yang sangat luas
dengan menggunakan persenjataan canggih dengan target meneror warga
Gaza," demikian laporan tersebut.
Laporan yang dirilis Senin kemarin memastikan bahwa militer Israel
telah melanggar kode etik dan hukum internasional selama agresinya di
Jalur Gaza, karena tentara-tentara Israel selain menyerang warga sipil
juga menyerang petugas medis dan menolak memberikan perawatan bagi para
korban luka.
Menurut laporan tersebut, warga sipil terutama anak-anak, kaum
perempuan dan para lanjut usia menjadi kelompok masyarakat yang menjadi
sasaran intimidasi, ancaman, pelecehan dan tindakan sewenang-wenang
tentara-tentara Zionis.
Kesimpulan itu mereka dapatkan dari pengakuan 44 warga Gaza yang
mereka temui saat melakukan investigasi yang dilakukan oleh lima pakar
medis internasional. Selama perang, pasukan Israel telah melakukan
serangan dengan alasan yang tidak bisa dibenarkan, bahkan dalam
beberapa kasus, serangan terhadap warga sipil dilakukan dengan sengaja
oleh pasukan Zionis.
Laporan hasil investigasi asosiasi medis untuk kemanusiaan ini makin
memperkuat laporan-laporan sebelumnya yang membuktikan bahwa Israel
telah melakukan kejahatan perang dan melakukan kejahatan kemanusiaan
berat yang bisa diseret ke pengadilan internasional.
Laporan PBB belum lama ini mengindikasikan bahwa Israel sengaja
melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan para pejuang Palestina di
Gaza, untuk memulai pertumpahan darah di wilayah itu. Sebelum menggelar
operasi Cast Lead, tentara-tentara Israel sudah beberapa kali melakukan
provokasi di perbatasan dengan mengerahkan buldoser dan tank-tank nya
untuk memancing reaksi dari pejuang Gaza.
Setumpuk laporan hasil penyelidikan lembaga-lembaga HAM
internasional sudah menguatkan bukti kejahatan Israel. Sekarang tinggal
menunggu hasil penyelidikan Dewan HAM PBB yang dipimpin oleh hakim
Richard Golstone, seorang Yahudi asal Afrika Selatan. Sebagai sesama
Yahudi, mampukah Goldstone bersikap fair dan tidak parsial dalam
memimpin penyelidikan kejahatan perang Israel? (ln/prtv)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke