Kelihatannya memang keadaan ekonomi di Indonesia semakin sulit.
Jutaan orang terphk.
Oleh sebab itu orang tak segan menipu bahkan membunuh untuk mendapatkan uang.

Istri profesor di Sumut dibunuh oleh para perampok.
Elen dibunuh di Mall mewah Pacific Place hanya untuk diambil HPnya yang 
kemudian cuma dijual seharga Rp 400 ribu.

2 pasang suami istri di hotel Jawa Timur diracun untuk dirampas hartanya.

Oleh karena itu kita harus hati2.

Saya sih pinginnya agar kita memilih pemimpin yang bisa memakmurkan rakyat dgn 
mengamankan rp 2000 trilyun/tahun hasil kekayaan alam kita dari rampasan asing. 
Namun sayangnya mayoritas bangsa kita lebih senang presiden yang kece, gagah, 
kalem, dsb meski hidup mereka sengsara...:)

===

Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490

ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900

Informasi selengkapnya ada di:

http://www.media-islam.or.id

Ingin belajar Islam?

Kirim email ke: [email protected]





Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.com

--- Pada Sel, 14/4/09, Satrio Arismunandar <[email protected]> 
menulis:

Dari: Satrio Arismunandar <[email protected]>
Topik: [ppiindia] OOT -Penipuan: Mengincar Suami Istri Yang Bekerja
Kepada: "ppiindia" <[email protected]>, "Forum Kompas" 
<[email protected]>, "jurnalisme" 
<[email protected]>, "Anita Cemerlang" 
<[email protected]>, "HMI Kahmi Pro Network" 
<[email protected]>, "technomedia" 
<[email protected]>, "warta-lingk" 
<[email protected]>, "sastra pembebasan" 
<[email protected]>, [email protected], 
[email protected]
Tanggal: Selasa, 14 April, 2009, 1:40 AM











    
            
            


      
      



---------- Forwarded message ----------

 

Mengincar Suami Istri Yang Bekerja



Hati-hati ya teman.. terutama yg ninggalin anak di rmh, klo harta  ilang mah 
bisa dicari



  ============ ========= ========= ========= ========= =======



  Maaf OOT, semoga bisa bermanfaat buat kita semua.



  Kisah ini terjadi pada kami kemarin siang tanggal 2 April 2009, jam

12.10.



  Kami pasangan suami istri yang bekerja sebagai Karyawan yang memang

  rutinitas harian dari senin-jumat ke kantor,



  Berangkat jam 06.30 dan pulang kantor jam 16.00..



  Aku bekerja di daerah Jakarta Utara, dan istri aku bekerja di Kawasan

Semanggi.



  

  Kami memiliki dua orang anak yang masih lucu lucu nya, yang satu

  berumur 3 tahun, yang satu berumur 1,2 tahun, dua duanya anak cewek.



  Rumah kami berada di perkampungan dikawasan Jakarta Timur dengan

  banyak tetangga,



  Tetangga sebelah kanan saya juga pasangan yang dua duanya bekerja,



  Dan sebelah kiri saya keluarga besar betawi yang banyak dengan sanak

saudaranya.



 

  Selama kami ke kantor otomatis anak-anak ditemanin dengan pengasuhnya,



  Karena anak kami masih balita, maka kami putuskan untuk mempunyai 3 

pengasuh, Yang 2 orang khusus mengasuh anak dan yang 1 orang untuk pekerjaan 
rumah.



 

  Siang itu jam 12.20, saya mendapat telepon dari istri saya,



  Kalau dirumah katanya ada 6 orang laki laki masuk ke rumah,



  Saat itu juga saya langsung telepon ke Pak RT di di lingkungan saya,



  Dan langsung pulang kerumah diantar teman kantor naik motor,



  Tak sampai 15menit, saya sudah sampai di rumah.



  Dan pengurus RT beserta tetangga sudah ada di rumah.



  



  Kemudian kita tanyai pengasuh kami, apa yang sebenarnya terjadi :



  Karena sejak awal saya selalu berpesan kalau ada tamu disaat saya

& istri tidak ada dirumah,



  Jangan sekali sekali di bukain pagar & pintu. Kalaupun ada tamu

yang pas gak ada saya,



  Saya selalu telpon dulu ke mereka, dan memberitahu yang datang siapa,



  Dan selalu orang yang sudah mereka kenal. Kalau orang yang belum

pernah mereka kenal,



  Saya tidak pernah mengijinkan mereka datang tanpa ada saya.



  



  Penjelasan yang saya dapat dari mereka :



  Anak-anak lagi pada tidur dikamar depan,



  Dan mereka bertiga ada di dapur sedang masak



  Di luar pagar ada orang kotek kotek pagar ada 4 orang,



  Dan di hampiri oleh pengasuh A, tamunya bilang :



  "Saya disuruh Pak (Nyebut nama Saya).utnuk melakukan pengukuran

tanah".



  Sama pengasuh saya di jawab, kalau bapak tidak pesan apa apa dan

tidak boleh masuk.



  Tapi tamunya tetap saja ngotot minta masuk, dan pura pura nelpon

pakai HP,



  Sambil nyebut nyebut nama saya.



  



  Sama pengasuh saya tetap tidak boleh masuk,



  Akhirnya tamunya minta air minum.



  Saat itu pengasuh saya masuk ke dalam rumah,



  N dia bilang gak sadar malah ambil kunci pagar,



  Kemudian dengan pengasuh B, mereka berdua ke depan dan bukain pagar,



  Setelah itu tamunya masuk dan menyalami mereka berdua,



  Setelah 4 orang itu masuk, tiba tiba datang lagi dua orang dengan

mengendarai sepeda motor,



  



  Dan ikut ikutan masuk ke halaman rumah.



  Selanjutnya 4 orang masuk ke rumah, dan pura pura nyatat nyatat

dibuku,



  Yang dua orang tetep diluar dengan pengasuh A & B,



  Yang 4 orang masuk ke dalam rumah ketemu dengan pengasuh C, mereka

minta diambilin minum,



  Sama pengasuh C diambilin minum, kemudian karena takut ada banyak

laki laki,



  si pengasuh C naik ke lantai dua, dia merasa oleh Pengasuh A&B

diijinkan masuk, berarti bener-bener tamu saya.



  Pengasuh A & B pengin masuk ke dalam rumah ngeliahatin anak anak

yang sedang tidur, tapi di halang halangi oleh 2 orang yang diluar.



  



  Kira kira 10 menit mereka beroperasi, mereka pamitan ke pengasuh A

&B,



  Kalau nanti sore datang lagi menemui saya.



  Setelah mereka pulang, pengasuh A & B masuk rumah,



  Mereka curiga pintu kamar saya terbuka,dan mereka masuk,



  Melihat lemari saya terbuka pintunya dan tapi koq lacinya tidak ada,



  Mereka cari ternyata ketemu di kamar mandi saya.



  



  Baru mereka sadar kalau mereka telah ditipu oleh tamu tak diundang

tadi.



  Akhirnya mereka telpon ke istri saya, dan kemudian istri saya telpon

ke saya.



  Dan saya pulang ke rumah.



  



  Kita memang kehilangan beberapa barang berharga yang kita taruh di

laci lemari kami.



  Tapi modusnya ini yang membuat saya ingin sharing, terutama kepada

keluarga yang suami istrinya bekerja,



  Karena kejahatan seperti ini ternyata lebih mengincar kepada keluarga

yang suami istri bekerja.



  



  Ini saya tahu setelah saya sharing dengan temen temen di divisi saya,



  Ternyata ada kejadian yang menimpa salah satu keluarga di divisi

saya,



  Dengan modus yang berbeda, yaitu yang datang 1 orang wanita dan 1

orang laki laki,



  Mereka berdua naik motor, dan bilang kalau di suruh sama Pak A,



  Yang laki laki tetep diatas motor, yang wanita ngotot masuk rumah,



  Tapi sama pengasuhnya juga tidak diijinkan masuk.



  Ternyata mereka nungguin sampai ada kesempatan pengasuh tersebut

keluar membuang sampah,



  Dan diikuti masuk ke dalam rumah, sambil si wanita ini ngomel ngomel

marah marah.



  Hebatnya lagi dia tahu nama anak-anaknya (udah SD anaknya) Bapak A

ini,



  Dan malah bangunin mereka dari tidurnya,trus nyuruh mereka keluar

rumah sambil marah-marah,



  Si pengasuh disuruh bikinin minuman buat om di depan,tapi yang panas.



  Eh gak sadarnya si wanita ini operasi ngambilin barang.



  Dan mereka baru sadar setelah wanita ini pulang sama om yang nunggu

di depan.



  



  Ada lagi modus yang lain yang menimpa keluarga dari teman satu divisi

saya,



  Mereka pura pura menyewa rumah per hari 14juta, ninggalin kartu nama,



  Kemudian datang lagi keesokan hari ngecek ngecek semua kamar dan

ngambil barang yang bisa diambil.



  



  Kalau dulu kita sering tahu di media,



  Kalau modusnya biasanya dari orang PLN or PDAM,sekarang ternyata

lebih canggih lagi modusnya.



  Dan bahkan berani disiang bolong dan dikeramaian dengan membuat orang

dalam situasi kacau dan tidak bisa berpikir logis.



  Di kasus saya, pembantu tetangga sebelah rumah saya juga melihat ada

orang datang,



  Karena dibukain pintu jadi dia merasa kalau memang tamu beneran.



  Dan orang yang datang, penampilannya juga trendy.



  



  Semoga dengan sharing saya ini, kita semua dapat meningkatkan

kewaspadaan,



  Dan jangan sampai terjadi kepada kita semua.



  Karena para penjahat itu pasti sudah mengincar kita sejak lama,



  Sampai mereka tahu nama kita, nama anak anak kita,



  Agar membuat orang yang dirumah yakin.



  



  Silahkan di sebarkan sharing saya ini, agar semakin banyak orang yang

bisa terhindar dari kejahatan,



  Dari orang-orang yang mencari kelengahan kita.



  



  Salam

 



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

Kirim email ke