http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/04/15/4208.html

Rabu, 15 April 2009, 16:30:28 WIB

Menko Polhukam: Pada Dasarnya Pemilu Legislatif Berjalan Kondusif

Jakarta: Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Widodo, AS mengatakan, 
pada dasarnya proses pemilu legislatif tahun 2009 berjalan kondusif, termasuk 
pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman, kecuali di Papua yang bersifat 
kriminalitas dan pelanggaran hukum, dan itu sudah dilakukan tindakan oleh 
aparat hukum.

Widodo dalam keterangan persnya usai mengikuti ratas bersama 8 perwakilan 
gubernur se Indonesia di kantor Kepresidenan hari Rabu (15/4) siang mengatakan, 
"Memang, ada permasalahan yang timbul karena pemilu sangat kompleksitas, 
terutama soal DPT atau Daftar Pemilih Tetap, serta distribusi logistik ada yang 
tertukar surat suara. Untuk itu diharapkan dapat diatasi di daerah. Para 
gubernur diharapkan merumuskan rekomendasi-rekomendasi untuk pemilu yang akan 
datang untuk penyempurnaan DPT dan lain-lain, sesuai kewenangannya," kata 
Widodo didampingi Mendagri Mardiyanto.

Ditambahkan oleh Mendagri, tidak ada niat pemerintah membiarkan terjadinya 
masalah DPT dan logistik. "Tapi karena ini memang domain KPU, sehingga tidak 
boleh kita melakukan tindakan diluar kewenangan pemerintah. Apabila dalam 
pelaksanaannya ada kesulitan, tolong kita juga diajak untuk bisa menyelesaikan 
persoalan tersebut," kata Mardiyanto.

"Yang dilakukan, tentu support personil untuk bisa memberikan suatu 
pelurusan-pelurusan dalam data itu. Beberapa personil yang kita panggil dan 
kita tempatkan di masing -masing provinsi, bisa memberikan advice pada mereka 
sepanjang itu diperlukan dan sebagai bahan pencocokan. Itu kita lakukan sebagai 
bentuk bahwa pemerintah juga turut prihatin terhadap masalah ini. Malah sudah 
keluar edaran saya, sesuai permintaan KPU, bahwa yang kedepan ini Pilpres dan 
Pilwapres dukungan penuh agar supaya masyarakat bisa ikut serta dalam pemilu 
nanti, dengan tetap mematuhi aturan dan kewenangan kami selaku pemerintah, dan 
tidak memasuki domain KPU, " kata Mardiyanto. (win)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke