http://www.antara.co.id/arc/2009/4/15/telkom-investasi-rp1-8-miliar-untuk-ebs/
15/04/09 15:05
Telkom Investasi Rp1,8 Miliar untuk eBS
Jakarta (ANTARA News) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)
menginvestasikan Rp1,8 miliar untuk pengembangan sistem penyebaran tagihan
elektronik (Electronic Billing Statement/eBS) bagi para pelanggannya di
Jabotabek.
"Dengan eBS ini pelanggan diharapkan lebih cepat menerima informasi tagihan
jasa telekomunikasi yang selama ini dikirim melalui alamat rumah/kantor dalam
bentuk fisik (surat)," kata Operation Senior Manager Billing & Collection
Telkom Agus Kristiyono, di Jakarta, Rabu.
eBS adalah sistem informasi penagihan jasa telekomunikasi (Jastel) yang
dikirimkan melalui surat elektronik. Sebelumnya 500 ribu pengguna Jastel di
wilayah Jakarta dikirimi dokumen penagihan.
Sistim pengiriman menggunakan dokumen itu membuat pelanggan dibebani Rp2.000
rupiah per pengiriman surat.
Dengan program baru ini kata Agus, pelanggan akan dikirimi "email account" yang
diberi "password" kepada pelanggan dengan kecepatan pengiriman tagihan
rata-rata 1 detik/email.
Ia menambahkan, aplikasi eBS sudah di ujicoba secara terbatas di Divisi
Regional II pada Januari 2009, dan akan dikembangkan di seluruh regional Telkom.
Sejak ujicoba hingga Maret jumlah pelanggan Divisi Regional II yang menerima
tagihan via email mencapai 72 ribu nomor.
"Kita menargetkan hingga akhir tahun 209 setidaknya 300 ribu pelanggan yang
menggunakan sistem informasi melalui surat elektronik tersebut,? katanya.
Ia menambahkan, sistem baru tersebut akan membuat Telkom memiliki informasi
yang akurat tentang pelanggannya mengingat data yang ada saat ini masih sering
kacau.
[Non-text portions of this message have been removed]