To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]
From: [email protected]
Date: Fri, 17 Apr 2009 04:15:17 -0700
Subject: [ppiindia] OOT : Kajian huttaqi di Jakarta, Minggu 26 April 2009, di : 
TBDR 19 Jaksel




















    
            
            


      
      



Kajian huttaqi



“Perjalanan menuju kebenaran”



 (Perjalanan Anak Manusia

menuju Tuhannya)



 



 



Di dalam sejarah manusia,



Seringkali manusia mempertanyakan tentang dirinya,



 



“man arofa nafsahu faqod arofa robahu”



 



Siapakah

dirinya ?



Darimanakah dirinya berasal ?



Untuk tujuan apakah hidup didunia ini ?



Kemanakah nanti dirinya akan kembali ?



 



Dan seabreg

pertanyaan-pertanyaan lain yang sulit untuk dijawab.



Sudah ribuan jilid buku yang berusaha menjawab

pertanyaan-pertanyaan itu,



Sudah ratusan pemikir-pemikir, filosof-filosof

yang mencoba menjawabnya,



 



Dan tidak

sedikit pula yang kemudian tahu,



Bahwa tak dapat tidak haruslah ditempuh melalui laku,  bukan melalui buku,



 



Dan tidak sedikit

pula yang kemudian mengerti,



Bahwa tidak mungkin untuk ditempuh melalui teori-teori,

melainkan harus dijalani,



untuk kemudian dicoba dan diuji,



perlu diuji

dan diuji kebenarannya.



 



Tak ada

harapan lain, Kecuali RidhoNya,



“yaa illahi antal maksudi wa ridhoka mathlubi”



 



salam 



huttaqi



 



========================



 



Tahun 2004-2006 kajian bulanan huttaqi diadakan di YISC Al-Azhar Jakarta, kini 
kajian huttaqi diadakan di : 



Hari/Tgl  :  Minggu/26 April 2009



Pukul           : 10.00 -12.00 WIB



Tempat   :  Jl. Tebet Barat Dalam Raya  No. 19 Jaksel.



Dialog Interaktif : “ Berburu Kesaktian”



----------------------



Pendaftaran :



Dewi 021 94645076



Iin     021-68274972



 



 



[Non-text portions of this message have been removed]





 

    
Umpama
seorang yang cukup kita kenal, katakanlah dia itu kekasih kita. Dia
buat baik kepada kita, melakukan apa saja yang kita suruh, bukan karena
sayang kepada kita, bukan karena cinta kita, tetapi dia ada target
lain. Dia menginginkan duit kita rupanya. Dia maukan mobil milik kita.
Jadi dia bukanlah maukan kita, atau benar-benar cintakan kita. Tetapi
dia hanya nakkan harta atau milik kita itu seperti duit dan kereta.
Bayangkan, apakah orang seperti itu yang kita mau jadikan kekasih kita?
Realitanya banyak di antara kita yang memperlakukan begitu terhadap
Tuhan. Banyak di kalangan kita yang membuat ibadah tujuannya bukan
karena Tuhan. Tetapi karena makhluk Tuhan atau ciptaan Tuhan seperti
syurga atau pahala. Padahal apa yang ada pada syurga atau pahala itu?
Itu hanya sekedar ciptaan Tuhan. Ciptaan Tuhan itu makhluklah namanya.
Jadi, kita melakukan ibadah itu sebenarnya untuk apa? Bukankah ibadah
itu sepatutnya dilakukan karena Tuhan? Kita lakukan karena kita
benar-benar kasih dan sayangkan Tuhan. Kita buat untuk mendapatkan
cinta Tuhan. Atau dalam artikata lain mau mendapatkan Tuhan itu sendiri.  Oleh
itu, tujulah kepada Tuhan, bukan ciptaan Tuhan. Kalau kita tuju kepada
syurga atau pahala, itu menunjukkan kita tidak menghiraukan Tuhan,
tetapi lebih berminat kepada ciptaanNya. Bayangkan apa kata Tuhan,
seolah-olah Tuhan akan berkata, “kau maukan ciptaanKu, Aku bisa
berikan, tapi kau tidak akan dapat Aku, kasih sayang Aku.” Mana yang
mau kita pilih? Mana lebih besar? Ciptaan Tuhan berupa syurga dan
pahala, atau Tuhan itu sendiri? Biarlah soal ganjaran itu Allah yang
tentukan. Bahkan kalau kita sudah mendapat Tuhan, Insya Allah, kita
akan dapat segala-galanya. Dia akan beri sesuai dengan sifat Maha
Pemurah dan Penyayangnya. Selama ini pun di dunia, Dia beri juga. Dalam
kita melakukan satu dosa, dalam kita tidak menghiraukan Dia, masih Dia
beri juga bermacam-macam nikamt dan karunia kepada kita. Lebih-lebih
lagilah kalau kita sudah mendapatkan Dia.  Jadi,
marilah kita dapatkan Tuhan. Apa saja yang kita lakukan ini, baik
ibadah fardhu maupun sunat, buatlah karena Tuhan. Buatlah untuk
mendapat keredhaan, keampunan dan kasih sayangNya. Karena itulah yang
seharusnya kita harap-harapkan. Tidak ada yang lebih besar di dunia dan
akhirat melainkan keredhaan, keampunan dan kasih sayang Tuhan. Namun,
sudah barang tentu ini semua tidak dapat dilakukan kecuali kita memang
benar-benar mengenali Tuhan kita. Asasnya ialah dengan mengenali Tuhan.
Bila sudah kenal, tercetuslah rasa kasih dan sayang kita kepada Tuhan.
Inilah yang sepatutnya yang ada pada diri kita. Rasa kasih dan sayang
pada Tuhan inilah yang akan membuatkan kita beribadah semata-mata
karena Tuhan. Dan bukan karena hal-hal lain yang merosakkan hubungan
kita dengan Tuhan. Sekian

        


        
        
_________________________________________________________________
See all the ways you can stay connected to friends and family
http://www.microsoft.com/windows/windowslive/default.aspx

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke