To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Fri, 17 Apr 2009 22:14:15 -0700
Subject: Re: [ppiindia] Fw: [mediacare] pks minta mahar untuk capres or 
cawapres yang didukung
















Rasulullah
ada bersabda antara lain maksudnya ialah setiap awal kurun (awal 100
tahun), Allah turunkan mujaddid untuk memperbaharui urusan agamaNya.
Banyak  yang bertanya-tanya apakah yang dimaksudkan dengan  mujaddid
itu dan mengapa begitu penting dalam perkembangan Islam disetiap
datangnya kurun baru. Di waktu setelah wafatnya Rasulullah, tidak ada
lagi Rasul setelah itu. Rasulullah s.a.w. adalah Rasul terakhir. Namun,
perjuangannya tidak berakhir di situ. Itu disambung oleh khalifah yang
empat. Mereka itu adalah Saidina Abu Bakar, Saidina Umar, Saidina Usman
dan Saidina Ali. Bagi Tuhan, dengan rahmat dan kasih sayangNya, Tuhan
mau perjuangan Islam itu terus bersambung dan bahkan sambung
menyambung. Karena Islam itu adalah agama yang diredhai di sisi Tuhan
dan supaya orang akan senantiasa menyembah Tuhan. Di samping itu, ia
setidak-tidaknya dapat memadamkan kerusakan-kerusakan yang timbul
akibat dari tangan-tangan musuh Islam termasuk orang Islam sendiri.
Jadi, setelah khalifah yang empat, Tuhan datangkan mujadid pada setiap
awal kurun. Mujaddid itu pula bisa dikatakan dia ini seorang ulama
yang berwatak rasul. Seorang yang mempunyai ciri-ciri pemimpin dan juga
ulama. Dan dia ini seorang pejuang yang memperjuangkan agama Tuhan.
Perbedaan peranan rasul dan nabi begitulah juga berbeda ulama yang
berwatak rasul dan juga ulama yang berwatak nabi.

Bagi
seseorang mujaddid, mereka ada pengikut. Kalaulah seorang rasul ada
pengikutnya, ulama berwatak rasul pun ada pengikut mereka. Lebih tepat
juga dikatakan bahwa mujaddid ini ada jemaah di mana dialah yang
memimpin jemaah tersebut. Sifat bagi jemaahnya itu adalah sepertimana
tersebut dalam hadis Rasulullah iaitu, suatu jemaah yang sangat
melahirkan kebenaran dan tidak dapat dirusakkan oleh
penentang-penentangnya termasuk juga tidak dapat dirusakkan oleh
suasana.

Mujaddid
ini datang bukan membawa agama baru. Beliau datang menghidupkan kembali
agama agar hidup kembali agama itu. Agar hidup hati-hati manusia yang
sudah mati. Agar manusia itu kembali cinta dan takut kepada Tuhan. Jadi
agama itu benar-benar hidup di tangan mujaddid. Agama itu mekar dan
subur kembali di tangannya. Syiar agama itu jelas nampak pada dirinya
dan jemaahnya. Di tangannya, Islam itu diamalkan dan diperjuangkan.

Sesuai
dengan sifatnya sebagai mujaddid, sudah pasti, mujaddid ini diberi satu
kaedah yang baru untuk menghidupkan agama. Untuk memperjuangkan Islam
itu. Untuk mengembalikan manusia menyembah Tuhan dan mengamalkan
syariatNya. Kaedah itu kalau dia sebagai rasul maka Tuhan berikan
wahyu, tetapi mujadid ini diberi ilmu ilham yang tarafnya di bawah
wahyu. Ilham ini adalah ilmu laduni yang dapat tanpa belajar. Ia
diberikan Tuhan kepada orang-orang yang Tuhan kasihi dan sesuai dengan
peranan orang tersebut. Hal-hal seumpama ini ada diterangkan dalam
Al-Quran, seperti dalam Surah Al-Baqarah: 269, “Allah menganugerahkan
Al-hikmah (ilham) kepada sesiapa yang dikehendakinya. Barangsiapa yang
diberi ilmu hikmah (ilham), sesungguhnya dia diberi kebaikan yang
banyak”, dan juga Surah Al-Baqarah:282, “Dan bagi kamu yang bertaqwa
kepada Allah, nescaya Allah akan memberi ilmu (ilham) kepada kamu.”

Mujaddid
itu juga diberi peranan mengikut suasana kerusakan masyarakat dan
sistem di waktu itu. Kalaulah ada kerusakan pada sistem pemerintahan,
maka tugasnya adalah untuk membetulkan kembali sistem pemerintahan
tersebut agar ianya benar-benar tepat mengikut kehendak Tuhan. Kalaulah
ada kerusakan pada aqidah, maka tugasnya adalah untuk membetulkan
kembali aqidah. Kalaulah ada kerusakan pada hal-hal mencakupi syariat,
maka tugasnya adalah untuk membetulkan kembali kerusakan dari segi
syariat itu. Jadi, pada sesuatu kurun itu, masalahnya tidak sama dan
peranan mujaddid pun tidak sama. Itu banyak bergantung kepada suasana
disekitarnya dan keadaan umat Islam di waktu kurun tersebut. Sebagai
contoh, Mujadid pertama, Saidina Umar Abd Aziz beliau berperanan
membantu menegakkan kembali sistem pemerintahan yang sudah rusak. Jadi,
kedatangan beliau menegakkan kembali sistem Islam dalam percaturan dan
sistem pemerintahan negara. Abu Hasan Asyaari sebagai mujadid ke-3 pula
datang untuk membaiki akidah umat Islam agar tidak dipengaruhi oleh
pahaman jabariah dan qadariah. Beliau datang memperkenalkan sifat 20
sebagai langkah menjaga akidah umat Islam di waktu itu.

Kita
sekarang berada di awal kurun. Suasana hari ini memperlihatkan kepada
kita bahwa telah terjadi berbagai kerusakan dalam sistem kehidupan
kita. Ini meliputi sistem pemerintahan, kebudayaan, ekonomi dan
pendidikan. Kerusakan itu pula berlaku bukan di satu tempat saja,
tetapi merata. Dan juga, bukan pada satu bangsa saja tetapi pada banyak
bangsa. Yang pastinya kerusakan itu menggugat akidah dan syariat umat
Islam. Kerusakan itu memalingkan umat Islam dari cinta dan takut kepada
Tuhan. Oleh itu, kedatangan Mujadid di kurun ini mempunyai tugas besar
untuk membaiki kerusakan-kerusakan tersebut. Kedatangannya adalah
rahmat Tuhan untuk umat Islam di kurun ini. Tanda-tanda akhir zaman
yang banyak berlaku sejak akhir-akhir ini mengisyaratkan kepada kita
tentang kedatangan Imam Mahdi. Apakah Mujadid kurun ini adalah yang
terakhir? Apakah Mujadid ini akan berperanan dahulu dan kemudian
menyerahkan tugasnya kepada Imam Mahdi? Atau apakah mujadid ini akan
sama-sama berperanan dengan Imam Mahdi? Bagi sebagian orang, hal inipun
sudah  diketahui jawabannya. Bagi yang belum, sebaiknya mengkaji dan
 meneliti.  Sebagai Jawabannya adalah:  Abuya Syeikh Imam Ashaari Muhammad At 
Tamimi

Demikianlah serba ringkas keterangan tentang mujadid, moga-moga ada manfaatnya 
untuk kita bersama. Sekian.   .
                           

        
        
        
        
        
        


        


        
        
_________________________________________________________________
Join the Fantasy Football club and win cash prizes here!
http://fantasyfootball.id.msn.com

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke