http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006122309

PANGLIMA TNI :
PERMASALAHAN PEMILU LEGISLATIF SEYOGYANYA DISELESAIKAN MELALUI JALUR HUKUM

17 Apr 2009

PUSPEN TNI (17/4),- Permasalahan Pemilu Legislatif yang disampaikan masyarakat 
maupun kontestan Pemilu adalah merupakan permasalahan hukum yang seyogyanya 
dapat diselesaikan melalui jalur hukum, sesuai dengan aturan dan 
perundang-undangan yang berlaku, dengan harapan permasalahan politik tersebut 
dapat diselesaikan secara lebih arif dan bermartabat untuk kepentingan bangsa 
dan negara.  Demikian amanat Panglima TNI-Jenderal TNI Djoko Santoso, yang 
dibacakan Inspektur Upacara  Marsdya TNI Edy Harjoko (Dansesko TNI), pada 
upacara Bendera Tujuhbelasan di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, 
Jumat (17/4).

Menurut Panglima TNI hasil pelaksanaan Pemilu Legislatif beberapa waktu lalu 
masih menyisakan beberapa persoalan yang menimbulkan rasa ketidakpuasan bagi 
sebagian konstestan Pemilu dan masyarakat Indonesia.  Masalah-masalah yang 
mengemuka tersebut  antara lain persoalan DPT yang tidak akurat, sehingga 
banyak warga negara yang berhak ikut Pemilu tetapi tidak bisa ikut memilih, 
tertukarnya surat suara yang mengakibatkan Pemilu tertunda dan terpaksa 
diulang, lambatnya hasil perhitungan KPU serta klaim dari beberapa peserta 
Pemilu  yang menyatakan adanya kecurangan-kecurangan yang sistimatis dalam 
pelaksanaan Pemilu tahun ini. 

Kesemuanya itu menjadikan situasi pasca Pemilu menjadi lebih hangat dan 
dinamis. Untuk itu Panglima TNI berharap kepada seluruh prajurit  TNI  agar 
senantiasa mencermati perkembangan yang terjadi di tanah air, dengan fokus 
kepada tugas pokok satuan masing-masing, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan 
operasional satuan guna mengantisipasi setiap perkembangan yang ada.

Dalam  menyikapi dinamika perkembangan situasi keamanan nasional, pada kondisi 
tertib sipil, tugas perbantuan TNI kepada Polri telah diatur sesuai dengan 
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, yaitu sesuai dengan Juklak 
Operasi TNI yang tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor : 
Skep/224/VI/2006 tentang Bantuan TNI kepada Polri.

Dalam  amanatnya  Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang 
setinggi-tingginya atas peranserta seluruh prajurit TNI dengan segala disiplin, 
dedikasi dan loyalitasnya dalam mengamankan dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu 
Legislatif 2009, serta atas  konsistensi dan pelaksanaan komitmen “netralitas” 
TNI  dalam politik praktis.  “Keberhasilan ini dapat dijadikan sebagai modal 
utama dalam rangka mengamankan dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu Presiden dan 
Wakil Presiden 2009 yang akan datang” harap Panglima TNI.

Beberapa saat setelah upacara selesai dilanjutkan dengan siraman rokhani Islam 
oleh penceramah K.H. Wahfiudin Sakam  dengan topik  “Dengan fitroh kita 
membangun Ahlak”, bertempat di GOR A Yani Mabes TNI Cilangkap.



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke