http://www.antara.co.id/arc/2009/4/19/mata-uang-asia-menguat-terhadap-dolar-as/

19/04/09 11:53

*Mata Uang Asia Menguat Terhadap Dolar AS*


*Hongkong (ANTARA News/AFP)* - Mata uang negara-negara Asia pekan ini
sebagian besar menguat terhadap dolar AS karena pelaku pasar berhati-hati
menyusul keluarnya data ekonomi AS yang masih suram.

Yen Jepang:
Yen menguat terhadap dolar AS selama sepekan karena dolar AS mengalami
tekanan jual setelah keluar data ekonomi AS yang dinilai belum "sehat", kata
para dealer.

Mata uang Jepang itu pada posisi 99,13 terhadap dolar AS di New York pada
Jumat petang (17/4), menguat dibandingkan sepekan sebelumnya pada 100,36.

Rupiah Indonesia:
Akhir pekan kemarin, mata uang Indonesia itu ditutup pada Rp10.725 per dolar
AS, menguat dibandingkan sepekan sebelumnya pada Rp11.385 per dolar AS.

Dolar Hongkong:
Mata uang Hongkong masih tetap dipatok 7,751 terhadap dolar AS, tidak
berubah dari sepekan sebelumnya.

Yuan China:
Yuan Jumat ditutup pada 6,8326 terhadap dolar AS, tipis sekali menguat dari
sepekan sebelumnya 6,8336.

Bank sentral China menetapkan tingkat paritas yuan pada 6,8311 terhadap
dolar AS pada Jumat. Bank Rakyat China itu mengizinkan pergerakan dengan
kisaran 0,5 persen dari tingkat paritas itu.

Dolar Singapura:
Dolar Singapura Jumat pada posisi 1,4987 terhadap dolar AS, menguat dari
sepekan sebelumnya 1,5178.

Peso Filipina:
Mata uang Filipina itu menguat menjadi 47,86 terhadap dolar AS pada Jumat
dari 48,03 pada 8 April, hari terakhir perdagangan sebelum hari libur
Paskah.

Won Korea:
Mata uang Korea Selatan itu relatif datar, yang pada Jumat pada posisi
1.332,0 terhadap dolar AS, dan sepekan sebelumnya pada posisi 1.333 won.

Dolar Taiwan:
Dolar Taiwan ditutup pada Jumat di posisi 33,816 terhadap dolar AS, melemah
dari sepekan sebelumnya 33,795.

Baht Thailand:
Baht melemah terhadap mata uang AS selama sepekan karena adanya keadaan
darurat di negeri itu menyusul demonstrasi jalanan yang menjadi tindakan
kekerasan.

Hari Jumat Baht ditutup pada 35,46-48 terhadap dolar AS, melemah dari
sepekan sebelumnya 35,35-38. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke