http://sains.kompas.com/read/xml/2009/04/18/14273250/cacing.tanah.aset.masa.depan


*Cacing Tanah, Aset Masa Depan *

 Sabtu, 18 April 2009 | 14:27 WIB

*SHANGHAI, KOMPAS.com* - Dua keluarga dari daerah Danau Dianshanhu di
Kabupaten Qingpu, Shanghai, akan mengembang-biakkan cacing tanah sebagai
bagian dari pilot proyek oleh satu organisasi perlindungan lingkungan hidup
lokal.

Dalam kondisi yang tepat, 1 kilogram cacing tanah dapat menghabiskan sampai
1 kilogram sampah dapur setiap hari dan menghasilkan setengah kilogram
limbah cacing tanah, yang dapat digunakan sebagai pupuk.

Program percobaan tersebut bertujuan mendorong peternakan cacing sebagai
cara efektif mengurangi limbah dapur di kota itu.

Percobaan serupa sedang dilakukan di Beijing. Rancangan lokal tersebut
sedang dikembangkan di Pusat Komunikasi dan Pelestarian Ekologi Oasis Hijau
Shanghai dan Fana Alam Seluruh Dunia.

Staf Pusat Komunikasi dan Pelestarian Ekologi Oasis Hijau Shanghai telah
memelihara cacing tanah di kantor mereka selama lebih dari satu tahun.
Mereka memelihara cacing tanah di dalam tempat penyimpanan plastik besar dan
memberi makan hewan itu dengan kulit buah serta sisa makanan.

Staf di pusat tersebut mengatakan sistem pencernaan cacing tanah berisi
bermacam jenis enzim yang mampu mengurai sampah dan bahkan menghilangkan
beberapa bahan beracun, seperti logam berat.

"Tiga atau empat keluarga telah mengajukan kesediaan untuk ikut dalam proyek
percobaan itu, tapi para ahli kami belum menghubungi mereka," kata seorang
anggota staf yang bermarga Chen di pusat tersebut.

"Kami akan memilih dua keluarga dan percobaan mereka akan dimulai pada
pertengahan Mei. Kami berharap setiap keluarga dapat memelihara cacing tanah
di rumah mereka," katanya.


BNJ
Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke