Penulis
:
Aris Santoso dkk

Jumlah Halaman
:
358

Penerbit
:
Bentang Pustaka

Harga
:
Rp 49700.00

ISBN
:
978-979-1227-65-0
 


HOEGENG (polisi yang tak bisa disogok)
Hanya ada tiga sosok polisi yang tidak bisa disogok : Hoegeng, Polisi Tidur, 
dan Patung Polisi"
 
 
Berbicara tentang Hoegeng, maka kita akan menemukan begitu banyak kontroversi 
yang melingkupi kehidupan dan kariernya selama di kepolisian. Dia terkenal 
ngotot untuk memperjuangkan kepolisian yang bersih dan menegakkan keadilan di 
negeri ini. Hal-hal yang dia lakukan antara lain: 
 
Pada masa jabatannya demikian banyak menteri yang diperiksa karena dugaan 
korupsi atau penyalahgunaan jabatan. Mantan menteri kehakiman dihukum setahun 
karena terbukti menerima suap RP40.000 sedangkan menteri luar negeri didenda 
Rp5000 karena dianggap “lalai” membawa uang titipan 11.000 dolar AS ke luar 
negeri. 
 
Di Medan, Hoegeng mengembangkan forum antikorupsi yang terdiri dari aparat 
hukum bersama tokoh sipil dan militer, yang mengadakan rapat sepekan sekali. 
 
 Penyelesaian kasus tertembaknya mahasiswa ITB Rene Coenrad Oktober 1970 yang 
menjadi salah satu lembaran hitam taruna Akabri Kepolisian. 
 
Penyelesaian peristiwa “Sum Kuning” yang menghebohkan dan kabarnya melibatkan 
putra pejabat/bangsawan Yogya dan putra pahlawan revolusi itu dan diselesaikan 
dengan cara berliku-liku: ada pihak di luar polisi yang melakukan intervensi. 
 
Sedangkan kasus penyelundupan mobil mewah oleh Robby Tjahyadi membenturkan 
Hoegeng dengan “orang kuat” Indonesia meskipun akhirnya pelaku kejahatan 
ekonomi itu sempat dijatuhi hukuman. 
 
Aturan pemakaian helm untuk pengendara motor yang terbukti sangat berguna pada 
masa sekarang ini. 



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke