Ini bukan pernyataan dan pernyataan level redaktur atau produser teve.
Ini pernyataan sekelas tukang becak dan calo terminal.

Tak harus menjadi pendukung SBY, untuk menjelaskan bahwa presiden kita
pernah memberikan pernyataan di teve internasional sehingga wartawan
Metro TV Meuthia Hafid yang disandera di Irak, dibebaskan.

Juga memberikan pernyataan di Istana di dampingi Meneg Meuthia Hatta
membantu pembebasan Raisya yang diculik penganggur di Tanah Abang.

Jadi kata-kata "Apa sih yang dikerjakan pemerintah SBY" jelas sekadar
asal mangap untuk mendeskeditkan seorang pejabat tanpa menengok track
recordnya dalam memberikan perhatian  kasus-kasus sejenis ini.

Pada dasarnya, sih, setiap orang tentu boleh dan bebas posting apa
saja di milis, tapi jika tak sesuai dengan level sosial dan
intelektuilnya, kok nggak malu ya merendahkan diri sendiri...?


Dimas.
PS : oh, ya model yang meninggal ditembak kepalanya dan diledakkan
tubuhnya di hutan itu bukan dari Uzbekistan tapi Mongolia . Namanya
Altantuya Shaaribuu, usianya waktu dibunuh 28 tahun. Dua pelakunya,
polisi elite, sudah divonis digantung.



2009/4/23 Satrio Arismunandar <[email protected]>:
> Apa sih yang dikerjakan pemerintah SBY dalam kasus Manohara, David (mahasiswa 
> Indonesia yang diduga dibunuh di Singapura), dll warga negara Indonesia yang 
> jadi korban atau terkena masalah di luar negeri .....?
>
> Semua cuci tangan dan SBY lebih sibuk ngurus koalisi....

> --- On Thu, 4/23/09, Sirikit Syah <[email protected]> wrote:
>
> From: Sirikit Syah <[email protected]>
> Subject: [NaratamaTV] tentang Manohara yang hilang
> To: "Jurnalisme Damai" <[email protected]>, 
> [email protected], [email protected], 
> [email protected], [email protected]
> Date: Thursday, April 23, 2009, 5:04 AM

> Saya sedih mendengar kabar hilangnya Manohara. Saya tak kenal dia, tetapi 
> saya bayangkan, kalau saya ibu dan anak gadis saya tak ada kabar beritanya 
> selama 2-3 bulan, saya akan kalut. Apalagi sebelum berpisah Manohara pernah 
> bercerita diperlakukan kasar, dianggap seperti properti, dan dadanya 
> disayat-sayat.
>
> Saya teringat seorang model asal Ubekiztan yang tewas diledakkan bom di 
> sebuah hutan di Malaysia tahun 2006/2007, karena menjadi simpanan seorang 
> wakil PM Malaysia. Cewek ini diketahui keberadaannya terakhir kali di rumah 
> sang wakil PM itu (kalau gak salah namanya Razak). Setelah serpihan tubuhnya 
> ditemukan, pembunuhnya juga ditemukan, yaitu dua orang polisi. Ini sudah 
> disidangkan berlarut-larut di Malaysia, dua polisi itu mengarahkan bahwa 
> dalangnya ya Razak itu. Tapi entah, apa ending putusannya, karena di 
> Indonesia saya tak melihat beritanya. Saya melihat berita itu ketika di 
> Brunei tahun 2007. Orangtua sang model dan banyak saksi juga mengkonfirmasi 
> hubungannya dengan Razak dan kunjungan terakhirnya ke rumah Razak.
>
> Saya berharap Manohara tak mengalami nasib serupa. Tapi ngeri juga ya kalau 
> punya kerajaan atau kasultanan dan para raja/sultan/ pangeran boleh berbuat 
> sesuka hatinya tanpa tersentuh hukum. Bagaimana mungkin sekarang Deplu, 
> Polri, Kedutaan (RI maupun Malaysia) menyatakan tak bisa campur tangan? Ini 
> masalah orang hilang! Kalau dia memang istrinya (hubungan suami istri), 
> mengapa Manohara tak boleh pulang, tak boleh menelepon, dan seluruh 
> keluarganya dilarang masuk Malaysia? Bila benar, pencekalan ini jelas 
> konspirasi kasultanan Kelantan dan pemerintah Malaysia.
>
> Apakah kita akan mendiamkannya? Saya mohon media massa terus mengusik kabar 
> ini, setidaknya sampai Malaysia malu dan melepaskan Manohara. jangan sampai 
> dia pulang tinggal nama:(.
>
> Terimakasih pada Infotainment yang terus mengungkap ini karena Manohara 
> seorang entertainer. Bagaimana dengan media mainstream? Please help......
>
> Kasus Manohara dan kasus David di Singapura, bila dua-duanya ini gagal, 
> betul-betul cerminan [pemerintah Indonesia yang tak mampu (loyo) dalam 
> melindungi warganya. Jengkel sekali aku. Maaf.
>
> sirikit syah
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------------------
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
> 4. Satu email perhari: [email protected]
> 5. No-email/web only: [email protected]
> 6. kembali menerima email: [email protected]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke