Seharusnya Partai Demokrat nggak usah buang-buang duit dan energi, bikin rapat 
nasional segala macam (pakai latihan tepuk tangan segala, sehingga untuk 
memberi tepuk tangan buat pidato SBY saja masih harus tunggu komando dari 
pimpinan). Toh ujung-ujungnya semua urusan dan pilihan Wapres diserahkan pada 
SBY!




--- On Tue, 4/28/09, mediacare <[email protected]> wrote:

From: mediacare <[email protected]>
Subject: [ppiindia] Demokrat tolak HNW, namun PKS tetap ngotot
To: [email protected], "mediacare yahoogroups" 
<[email protected]>, [email protected], "media-jakarta" 
<[email protected]>, [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Date: Tuesday, April 28, 2009, 7:23 AM








Demokrat menolak HNW dipasangkan dengan SBY. Namun PKS tetap ngotot. "Kalau 
bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY harus menggandeng 
Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk.... ..."
Bahkan para pendukung HNW membuat halaman pemujaan (fan page) di facebook.com 
dengan nama "Sejuta Dukungan Untuk Pasangan SBY - JK".

23/04/2009 - 13:56
Demokrat Isyaratkan Tolak Hidayat
Raden Trimutia Hatta

Achmad Mubarok

INILAH.COM, Jakarta - Menyusul putusnya koalisi Golkar-Demokrat, PKS makin
berambisi menyodorkan Hidayat Nur Wahid sebagai cawapres SBY. Namun Demokrat
mengisyaratkan akan menolak permintaan itu. Waketum Achmad Mubarok bahkan
mengaku menerima banyak SMS yang menolak Hidayat.

"Dari SMS yang saya terima banyak yang menolak Hidayat, terutama dari
kalangan NU dan Muhammadiyah, " kata Mubarok kepada INILAH.COM, Jakarta,
Kamis (23/4).

Namun, lanjut Mubarok, dia juga menerima SMS dari teman-teman di PKS. Ya
tentunya, isinya kebanyakan mendukung SBY mengambil Hidayat sebagai
cawapres.

"Katanya kalau bangsa ini ingin mendapat petunjuk Tuhan, maka syaratnya SBY
harus menggandeng Hidayat, karena Hidayat artinya petunjuk," ujar Mubarok.

Meski begitu, Mubarok tidak berani mengatakan siapa yang paling berpeluang
mendampingi SBY. Sebab jawabannya hanya pada Ketua Dewan Pembina Partai
Demokrat tersebut.

"Di samping melakukan istikharah politik, SBY juga bertanya kepada Tuhan.
Nanti siapa yang paling sreg itu yang akan dipilih. Kita tahunya nanti last
minute. Semua nama itu sampai saat ini statusnya masih masukan," imbuhnya.
[mut/ana]

http://inilah. com/berita/ pemilu-2009/ 2009/04/23/ 101284/demokrat- 
isyaratkan- tolakhidayat/

Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia

[Non-text portions of this message have been removed]

















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke