http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/04/29/4257.html

Rabu, 29 April 2009, 11:56:17 WIB

SBY: Semua Pihak Punya Tanggung Jawab Melakukan Reformasi

*Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pembukaan Munas III Apkasi di Istana 
Negara, Rabu (29/4) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh jajaran 
pemerintahan untuk selalu meningkatkan kualitas pemerintahan di tempatnya 
masing-masing. "Tidak ada di negeri ini yang tidak punya tanggung jawab untuk 
tidak melakukan pembenahan atau reformasi," kata Presiden saat membuka 
Musyawarah Nasional III Apkasi Tahun 2009 di Istana Negara, Rabu (29/4) pagi.

Presiden meminta semua jajaran harus berbenah diri, mulai dari pemerintah 
pusat, termasuk presiden, sampai kabupaten. Lembaga-lembaga negara lain juga 
harus berbenah diri, seperti DPD, MA, MK. "Bukan hanya pemerintah yang harus 
membangun dan melaksanakan reformasi, namun semua harus memiliki komitmen dan 
tanggung jawab yang sama," SBY mengingatkan.

Presiden SBY berharap manajemen di daerah semakin efektif dan efisien. 
"Manajemen daerah harus makin akuntabel dan makin terarah," SBY menegaskan. 
Agar terarah, lanjut SBY, harus ada tujuan akhir atau goals. Tujuan akhir 
tersebut dapat berupa meningkatkan pendidikan, memperbanyak lapangan pekerjaan, 
mengurangi kemiskinan, dan lain sebagainya.

Agar mencapai tujuan tersebut, Presiden SBY mengatakan bahwa seluruh anggota 
Apkasi harus memahami seluruh sumber daya yang dimiliki, apakah itu sumber daya 
manusia, sumber daya alam, ataupun sumber keuangan dari pendapatan daerah. 
Perlu penataan manajemen untuk mengelola sumber daya dan diarahkan serta 
dijalankan untuk mencapai tujuan yang baik.

"Harus ada kemajuan di masing-masing kabupaten. Kalau tidak ada kemajuan, 
berarti resources yang dimiliki tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, 
lakukan semua usaha," Presiden menegaskan. "Ini merupakan tugas saudara. Berat. 
Saudara sebagai pemimpin harus bisa mengajak, membangun motivasi. Saudara sudah 
punya itu, tinggal tingkatkan kualitas dan efektivitasnya." (mit)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke