http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/1592/KOARMABAR-GELAR-GELADI-MARKAS-KOMANDO.aspx
KOARMABAR GELAR GELADI MARKAS KOMANDO
Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda)
TNI Soeparno memberikan pengarahan kepada peserta paparan Geladi Markas Komando
(Mako) Koarmabar, paparan ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyusunan
rencana kontijensi tahun 2010, yang akan diselenggarakan di Koarmabar pada
minggu pertama bulan mei 2009.
Pengarahan Pangarmabar kepada peserta geladi Mako berlangsung Aula Yos Soedarso
Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No. 67 Jakarta, Selasa (28/4). Turut hadir
pada kegiatan ini Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Bambang Suwarto
dan seluruh Pejabat Teras Mako Koarmabar.
Lebih lanjut Pangarmabar mengatakan, bahwa sesuai konstelasi geografis
Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak diantara dua benua dan dua
samudera menempatkan Indonesia sebagai kawasan strategik secara ekonomi, posisi
silang tersebut sangat menguntungkan pembangunan perekonomian nasional. Namun,
disisi lain mengandung tingkat kerawanan yang tinggi dan rentan terhadap
berbagai bentuk ancaman, bahkan tidak hanya dalam bentuk konfrontasi militer
secara tradisional tetapi juga ancaman nontradisional sebagai akibat
perkembangan lingkungan strategik.
“Bertitik tolak dari kondisi faktual tersebut, kiranya patut kita pahami, bahwa
upaya pertahanan tidak mengacu pada isu keamanan tradisional semata yakni
kemungkinan invasi atau agresi militer negara lain, tetapi juga isu ancaman
keamanan nontradisional yang pada awalnya merupakan ancaman terhadap keamanan
dan ketertiban publik, namun pada tingkat ekskalasi tertentu, ancaman tersebut
dapat berkembang dan membahayakan keselamatan bangsa dan negara,” jelas
Pangarmabar.
Sementara itu tujuan yang hendak dicapai dalam Geladi Mako menurut pangarmabar
adalah untuk mengetahui sejauh mana antisipasi dan kesiapsiagaan Koarmabar
sebagai kotama operasional TNI dalam merumuskan sekaligus mengaplikasikan
rencana kontijensi dalam rangka operasi militer untuk perang (OMP) maupun
operasi militer selain perang (OMSP) yang diperkirakan akan terjadi dalam
wilayah tanggung jawab Koarmabar.
Dalam arahan Pangarmabar tersebut beberapa titik fokus yang menjadi perhatian
adalah tersajinya rencana tindakan Koarmabar selaku kotama operasional TNI
untuk menghadapi segala kemungkinan kontijensi 2010 yang merupakan hasil
analisa terhadap perkembangan lingkungan strategis dan situasi intelijen, yang
hasilnya akan diteruskan pada rapat koordinasi rencana kontijensi TNI 2009.
Sedangkan untuk mendapatkan tersedianya data yang dapat dijadikan sebagai bahan
masukan dalam rangka penyusunan program pembangunan kekuatan dan perkiraan
kebutuhan kekuatan dihadapkan pada tugas mendatang dengan berorientasi pada
kesiapsiagaan operasional yang meliputi personel, materil dan piranti lunak.
Gladi Mako Koarmabar tahun 2009 kali ini mengambil tema “Melalui Geladi Mako
tahun 2009 dapat diwujudkan rencana tindakan menghadapi kontijensi dan rencana
operasi kotama operasi TNI dalam rangka mengantisipasi dan merespon berbagai
kontijensi yang diperkirakan terjadi pada tahun 2010”.
Diakhir pengarahannya Pangarmabar menginstruksikan kepada seluruh peserta untuk
mengikutinya secara bersungguh-sungguh, sehingga dapat menghasilkan Outcome
yang optimal dan menjadi acuan dalam penyusunan rencana kontijensi tahun 2010.
(Dispenarmabar)
[Non-text portions of this message have been removed]