http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=8&dn=20090529091216

PANGDAM JAYA/JAYAKARTA GELAR MAKAN SIANG BERSAMA 1.000 PERSONEL KODAM JAYA

Oleh : Genaria Pandjaitan

29-Mei-2009, 09:15:51WIB

Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro dengan 1.000 personel 
prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam Jaya menggelar acara makan siang 
bersama, bertempat di Lapangan Markas Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 
Cililitan Jakarta Timur, Kamis (28/5).

Acara makan bersama ini dihadiri pula oleh Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir 
Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, Perwira Staf Ahli Pangdam Jaya, Perwira LO 
AL dan AU, Asrena Kodam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, para Komandan Satuan 
dan Kabalak jajaran Kodam Jaya.

Adapun 1.000 personel Kodam Jaya yang hadir dalam acara tersebut adalah Militer 
dan PNS dari Satuan Badan Pelaksana Kodam Jaya yang markasnya di lingkungan 
Markas Kodam Jaya, dalam acara tersebut juga diselenggarakan peringatan Hari 
Ulang Tahun para personel Kodam Jaya yang lahir pada bulan Mei. Setelah 
memberikan sambutannya Pangdam Jaya memotong tumpeng dan diberikan kepada 
perwakilan personel Kodam Jaya yang berulang tahun pada bulan Mei tersebut.

Tujuan acara ini diselenggarakan adalah untuk lebih mendekatkan para anggota 
dengan pimpinannya, sehingga lebih terjalin interaksi antara pimpinan dengan 
yang dipimpin serta meningkatkan tali silaturahmi antara atasan dengan bawahan 
yang akhirnya ada rasa keterbukaan diantara sesama. Pada sambutannya Pangdam 
Jaya menyampaikan bahwa, kegiatan ini diselenggarakan di Kodam Jaya untuk bisa 
dekat ataupun dapat bersilaturahmi dengan yang dipimpin atau dengan anak buah 
dan pada siang ini dapat terwujud yaitu makan siang bersama. Maksud dan 
tujuannya adalah silaturahmi karena agama manapun menyampaikan jangan putuskan 
tali silaturahmi antara sesama umat. Salah satu kendala yang kita rasakan 
selama ini adalah bagaimana kita membangun satu komunikasi dengan bawahan, dan 
itu sebenarnya ada pelajarannya karena kita harus tahu para pemimpin yang 
berada disini harus tahu benar kendala-kendala psykologis apa yang terjadi di 
anak buah.

Oleh karena itu, saya perintahkan kepada para pemimpin untuk turun kebawah dan 
kemudian interaksi dengan bawahannya kenali benar-benar bawahan termasuk 
permasalahan-permasalahannya. Dengan harapan, dengan kita mengetahui apa yang 
terjadi dibawah kita bisa menentukan langkah-langkah yang positif ataupun 
langkah-langkah yang tepat didalam pelaksanaan tugas-tugas kita kedepan.    

Pangdam Jaya mengingatkan bahwa, dengan dipasangnya tulisan-tulisan Damai dan 
Bersatu dimana-mana di wilayah Kodam Jaya. Damai dan Bersatu ini terinspirasi 
dari ajaran agama, agama manapun mengatakan bahwa, hidup di dunia ini harus 
mewujudkan damai dan bersatu dengan siapa, yang pertama adalah damai dan 
bersatu dengan Tuhan dan kedua dengan sesama kita. Karena ini adalah firman 
Tuhan yang ada dalam kitab-kitabnya yang mengatur bagaimana hubungan antar 
sesama manusia dan Tuhan yang salah satunya adalah Damai dan Bersatu. Berangkat 
dari damai dan bersatu ini, sekarang ini mendapat respon positif, karena sampai 
detik ini kita dapat melihat bagaimana situasi Jakarta dan sekitarnya mengarah 
ke kondisi yang sangat  kondusif. Saya percaya semua itu bahwa mereka sudah  
meresapi arti dari damai bersatu yang diajarkan atau difirmankan oleh Tuhan.

Pangdam Jaya juga menegaskan tentang slogan Damai dan Bersatu yang muncul dari 
Kodam Jaya, maka seluruh personel Kodam Jaya harus bisa menjadi kepanjangan 
tangan atau harus bisa menjamah orang-orang, untuk itu mari kita menciptakan 
damai dan bersatu. (Pendam Jaya/Dispenad)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke