http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/05/28/1634475/makan.sambil.kerja.mengundang.penyakit
Makan Sambil Kerja Mengundang Penyakit
Kamis, 28 Mei 2009 | 16:34 WIB
KOMPAS.com — Kerap kali kita malas untuk beranjak dari meja kerja meski perut
lapar. Apalagi bila pekerjaan belum selesai sementara tenggat waktu sudah
dekat. Sambil tetap menyelesaikan pekerjaan, kegiatan makan bisa jadi
berlangsung. Sekali dua kali minggu tidak ada masalah. Bagaimana bila keterusan?
Makan siang di meja kerja sepertinya kini telah jadi gaya hidup orang kantoran.
Menurut data American Dietetic and ConAgra Foods Foundation, 70 persen warga
Amerika terbiasa makan siang di meja kerja beberapa kali dalam seminggu.
Meski kebiasaan makan siang di meja terkesan sepele, sebenarnya kebiasaan itu
bisa mengundang gangguan penyakit. Selain asupan nutrisi dari makanan yang
disantap mungkin jauh dari standar, kemungkinan terpapar kuman penyakit dari
peralatan kantor pun besar.
"Meja kantor tidak didesain untuk jadi tempat makan. Karenanya makan siang di
depan komputer bisa berdampak buruk bagi kesehatan," kata Rick Hall, RD, MS,
dari Arizona State University, Arizona, AS.
Menyantap makanan di meja kerja bisa membuat kita kurang fokus pada makanan.
Bagaimana tidak, sambil makan biasanya kita nyambi membaca atau menulis e-mail,
menjawab telepon, atau membereskan berkas-berkas. "Karena multitasking,
kecenderungannya kita jadi makan secara berlebihan," kata Susan Moores, juru
bicara American Dietetic Assocation.
Kebersihan meja kerja juga perlu dipertanyakan. Seperti kita ketahui, meja
kerja merupakan salah satu tempat yang paling banyak mengandung kuman bakteri.
Sebuah penelitian menunjukkan, meja kerja menyimpan bakteri 400 kali lebih
banyak dibanding dengan toilet. Potensi perpindahan kuman ke dalam makanan yang
kita santap pun sangat besar.
Gangguan kesehatan yang bisa disebabkan oleh makanan dan minuman yang kurang
bersih di antaranya adalah tifus, diare, atau hepatitis A.
Bila terpaksa harus makan siang di meja kerja, ada beberapa hal yang bisa
dilakukan untuk meminimalkan risiko, misalnya saja dengan mencuci tangan dengan
sabun sebelum makan, menggunakan peralatan makan yang bersih, atau memilih menu
makanan yang panas.
Selain itu, perhatikan asupan nutrisi dari makanan yang disantap. Pastikan
makanan yang diasup cukup lengkap kandungan gizinya. Jangan hanya asal murah
dan mengenyangkan.
Agar lebih sehat, jangan jadikan makan siang di meja sebagai gaya hidup.
Luangkan waktu untuk beristirahat dan makan siang yang lebih baik bila tak
ingin kesehatan dan performa kerja terganggu.
AN
[Non-text portions of this message have been removed]