http://surabaya.detik.com/read/2009/06/01/001249/1140309/475/alat-pengaman-di-kapal-dirasakan-penumpang-tak-berfungsi
Senin, 01/06/2009 00:12 WIB Kapal Mandiri Nusantara Terbakar Alat Pengaman di Kapal Dirasakan Penumpang Tak Berfungsi Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya Surabaya - Penumpang mengeluhkan sistem keamanan KM Mandiri Nusantara yang diduga fungsinya tidak optimal. Sehingga ketika kapal terbakar di Kepulauan Keramaian, penumpung seolah terabaikan keselamatannya. Selain sekoci yang tidak dapat diturunkan, tabung pemadam kebakaran pun tak berfungsi saat digunakan untuk menyemprot api. "Saya melihat sendiri bahwa untuk mengambil tabung pemadam yang terpaku di dinding pun susah. Setelah susah payah diambil, tabung itu juga tak berfungsi saat digunakan," ungkap Taufik, salah seorang penumpang kapal asal Ujungpandang saat ditemui di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (31/5/2009). Saat terjun ke laut pun, tidak semua penumpang dibekali pelampung.Kekurangsigapan para ABK untuk menenangkan para penumpang pun juga disesalkan. Sunarsih, salah seorang penumpang asal Malang. Karena panik, sejumlah besar penumpang nekat terjun ke laut. Saat terjun pun mereka juga tidak diberi pelampung. "Saya langsung saja terjun meski tidak diberi pelampung," tukas Sunarsih. Sayangnya, perwakilan PT Prima Vista yang ada di Gapura Surya Tanjung Perak enggan memberikan komentar terkait keluhan para penumpang. Perlu diketahui, Prima Vista adalah juga perusahaan pemilik kapal Senopati Nusantara yang tenggelam dan hilang beberapa tahun lalu di Jawa Tengah. ++++ Minggu, 31/05/2009 23:45 WIB Kapal Mandiri Nusantara Terbakar Pria Misterius Larang Wartawan Wawancarai Penumpang Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya Surabaya - Ada yang ganjil pascaterbakarnya kapal penumpang KM Mandiri Nusantara milik Prima Vista. Wartawan dilarang mewawancarai penumpang selamat yang dievakuasi di Tanjung Perak, Surabaya. Peristiwa itu terjadi ketika wartawan tengah mewawancarai sejumlah penumpang KM Mandiri Nusantara di ruang tunggu Gapura Surya, Tanjung Perak, tiba-tiba seorang lelaki yang diduga pegawai PT Prima Vista menghentikannya. "Yang bukan penumpang diharap keluar," ujar orang yang belum diketahui namanya itu saat mencoba mengusir para wartawan di Gapura Surya, Minggu (31/5/2009). Selain itu orang berbaju coklat dan berkacamata tersebut meminta agar wartawan tidak memberitakan perasaan yang dirasakan para penumpang yang lolos dari maut setelah kapal yang ditumpanginya menuju Kalimantan terbakar di Kepulauan Keramaian. Pria misterius itu pun melarang para penumpang agar tidak melayani wawancara yang dilakukan para wartawan. "Kami tidak mengungkit perasaan mereka, justru mereka yang ingin mencurahkan perasaannya," bantah Irfan, seorang wartawan. Karena tetap ngotot melarang wartawan melakukan wawancara, sempat terjadi sedikit ketegangan. Untunglah ketegangan itu langsung bisa dicairkan saat sejumlah petugas Adpel Tanjung Perak membawa orang tersebut ke sebuah ruangan. http://surabaya.detik.com/read/2009/05/31/234540/1140305/475/pria-misterius-larang-wartawan-wawancarai-penumpang [Non-text portions of this message have been removed]

