http://www.radartimika.com/index.php?mod=article&cat=LintasPapua&article=19646

Kamis, 04/06/2009 | 02:47 (GMT+9)

Berdayakan Putra Asli Papua


JAYAPURA



KETUA Badan Pengurus Rukun Keluarga Jayawijaya di Jayapura, Philipus Halitopo 
meminta agar kepolisian Repulik Indonesia khususnya Polda Papua untuk 
memberdayakan putra-putri asli Papua dalam perekrutan atau seleksi penerimaan 
brigadir Polri tahun 2009 ini. "Kami sangat mendukung penerimaan itu dilakukan 
secara transparan, namun kami berharap agar ada perhatian, pemberdayaan dan 
prioritas terhadap putra-putri asli Papua yang tertarik menjadi brigadir Polri 
ini," ungkap Philipus Halitopo yang juga Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah 
Papua ini kepada Cenderawasih Pos, Senin (1/6). Halitopo beralasan bahwa 
pemberdayaan terhadap putra-putri asli Papua ini, sesuai dengan diberlakukannya 
Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dengan Undang-Undang No 21 Tahun 2001 dalam 
Bab XIII pasal 49 ayat (1). Selain itu, putra-putri asli Papua ini, lanjut 
Halitopo, juga belum tentu bisa masuk bintara Polri dari daerah lain. 
"Anak-anak kami juga sudah menyatu dengan budaya, adat istiadat dan politik di 
Tanah Papua sehingga tidak diragukan lagi," jelasnya. Halitopo juga menegaskan 
bahwa putra-putri asli Papua sejak diterima menjadi bintara Polri sampai 
perwira tetap mempertahankan tanah kelahirannya, supaya negeri ini diberikan 
jaminan keamanan sebagai tanah yang diberkati oleh Tuhan. "Saya berharap kalau 
bukan sekarang, kapan lagi kami menjadi tuan di negeri sendiri," 
jelasnya.(bat/jpnn)

MANOKWARI 






20 Rektor KTI Berkumpul

SEBANYAK 20 rektor perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia (KTI), berkumpul 
di Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kegiatan yang dipusatkan di Mansinam Beach 
Resort Manokwari, selama 2 hari, Minggu-Senin (31 Mei-1 Juni) sebagai agenda 
kerja tahunan konsersium Perguruan Tinggi Negeri di KTI (KPTN KTI). Hadir 
diantaraanya Rektor Unstrad (Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr Lucky Sondakh, 
Rektor Unhas, Rektor Unhalo Kendari,Universitas Palangkaraya,Unpati 
Ambon,Universitas Mataram dan Unipa Manokwari. Ketua Ketua KPTN KTI Prof. Dr 
Lucky Sondakh (Rektor Untrad) mengungkapkan bahwa Forum Kawasan Timur Indonesia 
memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan tingkat kepemilikan dalam 
berbagai inisiatif pembangunan dan intervensi. Memberikan dasar yang bernilai 
dimana berbagai ide, program yang sedang berjalan dan rencana intervensi dapat 
dibahas dan dikembangkan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan lokal. 
"Inisiatif-inisiatif Forum KTI di 12 Provinsi ini, menjadi wadah peluncuran 
berbagai aktivitas untuk diuji coba dan dihubungkan dengan pelaku pembangunan 
dari pemerintah pusat," ujar Sondakh kepada wartawan, Senin (1/6). 
Anggota-anggota Forum dapat memberi petunjuk dalam hal budaya, nilai dan 
hubungan yang sudah ada dan berpengaruh pada keefektifan serta keberlanjutan 
program-program pembangunan.(lm/jpnn)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke