Mas Berry, Rifki, Ivannanto, dkk,
Sebetulnya saya memposting beberapa tulisan saya, bukan bermaksud menjadi 
pejabat atau mendapat nilai tukar Politik, karena secara jujur saya bukan 
politisi..
Hanya seorang manusia biasa,..yang lagi belajar banyak untuk kehidupan 
kemanuisaan..
Tentunya, dengan memposting beberapa tulisan tersebut..minimal bisa menyebarkan 
idealisme yang menurut saya baik..untuk dilakukan masa depan, ataupun semacam 
penyampaian aspirasi...bahwa kita masih punya kepedulian untuk tanah air 
...untuk maju dimasa depan..Selanjutnya dgn rendah hati saya persembahkan lagi 
sebuah tulisan yang dimuat di Meida Massa...
 
http://www.kabarinews.com/article/Berita_Indonesia/Utama/Utama_Menanti_Presiden_Baru_Dan_Derajat_Kesejahteran_Rakyat/33137


Utama: Menanti Presiden Baru Dan Derajat Kesejahteran Rakyat 

Published 05/25/2009 - 5:31 a.m. GMT 




Rate This Article:






6 







 






Tidak terasa bangsa ini telah memasuki lebih se-abad Kebangkitan Nasional (101 
tahun), yang jatuh pada tanggal 20 Mei 1908. Masih terbayang 101 tahun yang 
lalu, dimana dalam suasana serba tertekan dan terbelakang, serta dalam belenggu 
kolonialisme. 
Pemuda yang dimotori gerakan Boedi Oetomo 1908 dan dilanjutkan dengan semangat 
sumpah pemuda, dan akhirnya tercapai kemerdekaan Indonesia, 17 agustus 1945. 
Rentetan perjuangan tersebut bertujuan dan bercita-cita untuk memajukan bangsa 
ini, menjadi bangsa yang sejahtera, bangsa yang merdeka dari rasa takut dan 
penjajahan, bangsa yang dihargai dan dihormati, serta dimuliakan oleh 
bangsa-bangsa lain didunia.
Selanjutnya sebentar lagi kita akan memulai pemilihan Presiden Baru, sebagai 
pemimpin eksekutif tertinggi. Tentunya sang Presiden sangat bertanggungjawab 
terhadap kesejahteraan seluruh tumpa darah Indonesia. 
Presiden seharusnya mempunyai semangat yang dilandasi oleh Kebangkitan Nasional 
tersebut, dengan mempunyai komitmen yang tinggi untuk memuliakan bangsa ini 
agar dihormati oleh bangsa lain, sehingga di masa yang akan datang, tidak ada 
lagi anak bangsa kita yang diperlakukan sewenang-wenang oleh bangsa lain, 
dihinakan oleh bangsa lain. 
Dan untuk itu, bangsa yang mulia adalah bangsa yang punya karakter, dan bangsa 
yang berkarakter adalah bangsa yang mandiri, bukan bangsa yang selalu menjual 
dirinya kepada kepentingan asing. 
Olehnya bangsa Indonesia tidak boleh menjadi bangsa yang kerdil, yang selalu 
imperior di hadapan bangsa asing. Indonesia pada dasarnya punya SDM yang sangat 
mampu untuk mengelola Sumber Daya Alam kita untuk kemaslahatan bangsa dan 
negara. 
Dengan landasan tersebut Presiden terpilih, nantinya mempunyai tanggung jawab 
yang besar untuk memajukan Sumber Daya Manusia Indonesia, minimal dalam 
bingkaian seperti dibawah ini:
1. Pendidikan: Merupakan jalan terpenting untuk mencerdaskan bangsa. Dengan 
pendidikan, Indonesia akan mempunyai manusia manusia yang unggul, terampil, 
berbudi luhur, serta mempunyai kekuatan spiritual dan motivasi yang tinggi 
untuk membangun bangsanya. Kita bisa menyaksikan banyak contoh bangsa-bangsa 
lain, yang telah maju, bukan semata dari segi Sumber Daya Alamnya (seperti 
Jepang, miskin sumber daya alam, tetapi sangat tinggi dan merata pendidikan 
rakyatya, terbukti menjadi Negara yang sangat kuat dan terpandang didunia)
2. Peningkatan kesejahteran seluruh tunpa darah dan masyarakat Indonesia, yang 
meliputi sandang, pangan dan perumahan. Yang dalam ukuran kesejahteraan 
internasional berdasarkan Pendapatan Perkapita Pertahun (standar kemiskinan yag 
digunakan dewasa ini oleh pemerintah adalah sangat rendah yaitu 120 dollar 
perkapita pertahun, atau 120 ribu rupiah/bulan). Dewasa ini, sudah saat 
ditingkatkan, minimal 600 dollar perkapita.
3. Aspek yang termasuk sangat penting sebagai ukuran kesejahteraan adalah 
Kesehatan. Jika kesehatan Masyarakat Indonesia meningkat dan terjaga, maka 
konsentrasi dalam bekerja, bersekolah, dan beraktivitas menjadi baik, yang pada 
akhirnya, produktivitas masyarakat akan meningkat (Tentu hal ini akan terjadi 
sebaliknya jika masyarakat kita dalam keadaan sakit-sakitan). 
Untuk Peningkatan derajat kesehatan masyarakat minimal ada 4 hal yang harus 
segera dibenahi oleh pemerintah, yang menjadi tanggungjawab presiden yang baru, 
yaitu: 
a) Peningkatan anggaran kesehatan masyarakat: dengan jalan ini, pengeluaran dan 
biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat akan menurun, karena beralih 
menjadi subsidi pemerintah, dan selanjutnya dilakukan pengendalian biaya 
kesehatan yang bersumber dari pemerintah yang lebih berfokus pada tindakan 
preventif atau pencegahan penyakit.
b) Dalam menjalankan peran pemerintah sebagai regulator kesehatan, melibatkan 
semua unsur, baik kalangan pemerintah, perusahaan, individu, keluarga, dan 
masyarakat pada umumnya. 
c) Jaminan pelayanan kesehatan (Asuransi Kesehatan), sudah saatnya seluruh 
lapisan masyarat mempunyai asuransi dan jaminan kesehatan. Dengan pola ini, 
akan terjadi subsidi silang dalam penangan kesehatan. Artinya masyarakat yang 
kebetulan sakit dan membutuhkan biaya besar, akan mendapatkan subsidi dari 
masyarakat yang mampu dan tidak sakit (Cross Subsiding). Asuransi tersebut 
menjadi satu kesatuan dengan program wajib pajak, sehingga masyarakat yang 
telah membayar panjak, berarti secara otomatis terpotong dengan optimal dari 
pajak tersebut untuk biaya asuransi kesehatannya. Jika ini dijalankan dengan 
baik, akan berdampak positif secara signifikan terhadap peningkatan kesehatan 
dan kesejahteraan orang banyak, termasuk dokter, pasien, pelayan kesehatan, dan 
masyarakat luas.
d). Pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia sampai 
ketingkat perifer/pedesaan. Kepastian keterjangkauan pelayanan kesehatan akan 
menyentuh seluruh lapisan masyarakat (Ensure Affordable Care for All).
Jika semua aspek diatas terpenuhi, maka tentunya kualitas masyarakat Indonesia 
akan meningkat. Yang secara signifikan akan meningkatkan Sumber Daya Manusia 
Indonesia. Kelak bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang dimuliakan, bukan 
karena kekuatan persenjataan, tetapi karena aspek tingkat kesejahteran dan 
kualitas sumber daya manusianya yang handal, yang mampu mengelolah sumber daya 
alam dengan baik demi kesejahteraan seluruh tunpa darah Indoneisa.
Majulah bangsaku, majulah tanah airku, Selamat Hari Kebangkitan Nasional dan 
Selamat memilh Presiden Baru yang mampu mengemban amanat rakyat, menjadikan 
bangsa Indonesia Bangsa yang Makmur, Sejahtera, dan Mulia.
Oleh :





Dr. Taruna Ikrar
Postdoctoral Scholar,
University of California, School of Medicine, 
363 Irvine, USAmerica. 
(www.medicals.multiply.com)
Untuk share artikel ini klik www.KabariNews.com/?33137

Untuk melihat Berita Indonesia / Utama lainnya, Klik disini
Klik disini untuk Forum Tanya Jawab
Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini














      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke