http://www.republika.co.id/berita/54212/Kristen_Arab_Islam_Bukan_Teroris


Kristen Arab: Islam Bukan Teroris

KAIRO -- Umat Kristen Arab mengimbau Presiden Barack Obama agar dalam pidatonya 
pada dunia Islam di Kairo, 4 Juni nanti memaparkan langkah konkritnya untuk 
menyelesaikan masalah Palestina, yang merupakan masalah bersama, baik umat 
Islam maupun Kristen. Mereka juga menekankan akan pentingnya menghindari 
tuduhan terorisme pada Islam, karena Islam bukan teroris.

Kepala Keuskupan Kristen Ordotoks di kota Al-Quds, Al Muthran Athaullah Hana, 
menyatakan pada Islamonline.net, harapannya agar Obama selama berada di Kairo 
dapat menyadari bahwa masalah yang dihadapi Arab dan Islam adalah masalah 
Palestina, dan penyelesaian dan pembebasan Al-Quds merupakan satu-satunya cara 
baginya untuk mendapatkan penghormatan dan pengahargaan dari dunia Islam.

Muthran Hana menambahkan, "Obama harus memahami bahwa penjajahan zionis Israel 
tidak memisahkan antar Islam dan Kristen, karenanya saya mengajak dia untuk 
membicarakan keadilan, dan artinya penjajahan Israel terhadap tanah Arab ahrus 
dihentikan."

Ditunjukkan pada Obama, Hana mengatakan, "Presiden Obama, Anda tahu bahwa 
presiden-presiden Amerika sebelum Anda telah berbicara banyak tentang "salam" 
(perdamaian)--yang merupakan salah satu Asma' Allah Al Husna bagi umat 
Islam--hanya makna perdamainnya yang begitu indah dipahami lain oleh mereka; 
tidak lebih hanya memperkuat rasa aman bagi Israel. Apakah Anda datang untuk 
berbicara ke kita Arab dan Islam dengan pemahaman yang sama dengan mereka? Saya 
berharap Anda berbeda, karena kita sudah bosan dengan apa yang mereka sebut 
perdamaian, dan tidak memberikan hasil apapun yang bermanfaat bagi bumi Al-Quds 
ini."

"Berbicara tentang keadilan berarti menuntut kemerdekaan warga Palestina dari 
genggaman penjajah, dan Anda tahu, Kristen mengajarkan bahwa mengengkang 
kebebasan manusia berarti menyalahi hukum dan kehendak Tuhan. Tuhan menciptkan 
kita dalam kondisi merdeka," imbuhnya.

Sementara itu, Najib Jibriel, penasihat hukum Baba Sanoda III, mengajak Obama 
untuk menyokong kemerdekaan dunia Islam dan Arab.-taq/iol


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke