Sudah lama saya tidak buka-buka Koran Tempo, walaupun berlangganan. 
(Pasti akan ada yang bertanya, tidak sempat baca koran kok melangganinya? Yang 
baca tiap hari tim media monitoring, mereka lalu mengkliping berita-berita yang 
dianggap penting).

Pada hari ini saya coba buka lembar demi lembar koran terbitan Kelompok Tempo 
Inti Media tersebut. Wah kok pajangan iklannya sedikit sekali? Apakah para 
pengiklan enggan memasang di harian tersebut? Apakah awak Koran Tempo terlalu 
kaku melobi para pengiklan? Atau ada hal lain?

Kalau pemasukan uang dari iklan amat minim, apakah selama ini biaya operasional 
Koran Tempo dipasok oleh Majalah Tempo? 

Saya tentu saja berharap agar Koran Tempo berumur panjang, tidak mati di tengah 
jalan. Kasihan para pegawainya yang berjumpalitan tiap hari. 
 


Mohon pencerahan.

Salam,

Radityo Djadjoeri
 

Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke