http://www.antaranews.com/view/?i=1244293468&c=EKB&s=MAK

Boediono Berperan Terhadap Tumbuhnya Sistem Syariah
Sabtu, 6 Juni 2009 20:04 WIB | Ekonomi & Bisnis | Makro | Dibaca 2044 kali

Cawapres Boediono (Widodo S. Jusuf)Bekasi (ANTARA news) - Cawapres Boediono 
yang diusung partai demokrat dan koaliasi partai Islam seperti PKS, PAN, PPP 
dan PKB telah berperan terhadap tumbuhnya sistem syariah dan ikut berkontribusi 
terhadap umat melalui kebijakannya ketika menjabat sebagai Gubernur BI.

Ketua DPW PKS wilayah V Jawa Barat, Ahmad Syaikhu, di Bekasi, Sabtu, 
mengatakan, dimasa Boediono perbankan syariah juga tumbuh pesat begitu juga 
dengan sistem sukuk yang makin subur sebagai sumber pembiayaan.

"Apa yang dilakukan Boediono dengan memberikan keleluasaan dan tumbuhnya sistim 
syariah dengan regulasi yang mendukung tentunya patut disyukuri sebagai dasar 
tumbuhya sistem syariah di masyarakat," ujar Ahmad yang juga wakil Ketua DPRD 
Kota Bekasi itu.

Ia mengatakan, tuduhan neoliberalisme atau neolib tersebut jangan sampai massa 
dan kader PKS antipati. Sistem ekonomi Islam yang tengah tumbuh subur dan terus 
mendapat tempat perlu dijadikan nilai tambah dalam mendukung Boediono.

Disisi lain, Ahmad Syaikhu juga menyatakan, bahwa pengurus dan massa PKS sudah 
satu visi dalam memenangkan pasangan SBY-Boediono.

Ia menyatakan, bila ada atribut partai PKS yang diusung dalam kampanye capres 
lain bukan berarti atribut itu berasal dari pengurus dan kader partai.

"Atribut kan bisa dengan mudah dibuatkan, dibeli ataupun diambil diam-diam dan 
selanjutnya dibawa oleh simpatisan partai lain seolah ada kader PKS ikut 
mendukung pasangan tersebut. Kita tegaskan bahwa PKS mendukung SBY-Boediono," 
ujarnya.

Ahmad Syaikhu menyatakan, akan memberikan sanksi bagi pengurus PKS yang 
mendukung capres lain atau memberikan dukungan bertentangan dengan putusan 
dewan syuro.

"Aturan partai yang memungkinkan pemberian sanksi bagi pengurus yang keluar 
dari kebijakan dewan syuro sudah ada. Secara struktural seluruh pengurus 
mendukung pasangan SBY-Boediono," ujarnya.(*)
COPYRIGHT © 2009


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke