Refleksi: Sesuai agama  semitik dikatakan bahwa iblis selalu mengoda Tuhan, 
jadi tidak mengherankan kalau ada koruptor dalam tim sukses. Bedanya Tuhan 
bermusuhan dengan iblis sedang koruptor adalah  sahabat dari mereka yang 
berusaha mengsukseskan diri guna menduduki kursi tertinggi kekuasaan negera..

http://www.antaranews.com/view/?i=1245231210&c=NAS&s=POL

Ada Rombongan Koruptor dalam Tim Sukses
Rabu, 17 Juni 2009 16:33 WIB | 
Batang (ANTARA News) - Ketua Badan Pendidikan dan Latihan Pusat (Badiklatpus) 
PDIP Agus Condro Prayitno meminta semua pihak mewaspadai rombongan koruptor 
ikut dalam tim sukses calon presiden demi mencari posisi perlindungan politik.

"Saya menduga ada rombongan koruptor ikut tim sukses capres. Umumnya, mereka 
yang diduga terlibat korupsi sengaja mencari posisi dalam tim sukses capres 
hanya untuk mendapat perlindungan politik padahal itu justru akan merugikan 
citra kandidat capres," kata Agus di Batang, Rabu.

Wakil Ketua Banteng Muda Indonesiai ini mengungkapkan, sedikitnya 56 elit 
partai politik yang diduga terlibat kasus korupsi ikut dalam tim sukses tiga 
calon presiden sehingga mereka patut diwaspadai karena keterlibatannya bakal 
merugikan.

"Ketua tim suksess Mega-Prabowo, SBY-Budiono, dan JK-Wiranto diharapkan 
menyaring ulang anggota tim sukes di level nasional maupun daerah karena 
rombongan koruptor justru akan menodai Pemilu Presiden," katanya.

Secara khusus, Agus meminta Ketua Tim Sukses Mega-Pro membatasi kiprah Pramono 
Anung, Tjahjo Kumolo, Panda Nababan, dan Dudhie Makmun Murod karena diduga kuat 
terlibat dan menikmati aliran dana Bank Indonesia. 

"Meski tak tercantum secara resmi, kiprah mereka jelas mewarnai Tim Sukses 
Mega-Pro. Saya khawatir itu justru menodai citra Mega-Prabowo," katanya.

Apalagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang gencar mengusut kasus 
korupsi aliran dana Bank Indonesia dan telah menetapkan empat tersangka yang 
saat ini telah menjadi sorotan publik. 

"Seharusnya, Tim Sukses Mega-Pro bisa instropeksi diri jika keberadaan elite 
parpol yang terlibat korupsi bisa menjadi bumerang Megawati-Prabowo," katanya. 
(*)

COPYRIGHT © 2009


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke