http://www.antaranews.com/view/?i=1246030451&c=NAS&s=UNI

Mayat Hidup Gegerkan Warga Cakalang Makassar

Jumat, 26 Juni 2009 22:34 WIB | Peristiwa | Unik | Dibaca 414 kali
Makassar (ANTARA News) - Warga jalan Cakalang Makassar dan sekitarnya 
digegerkan dengan kemungkinan hidupnya kembali Andi Asriani (22) yang telah 
dimakamkan Kamis (25/6) kemarin. 

Sejak Jumat pukul 14.00 Wita siang, ratusan warga sekitar memadati rumah 
Asriani yang terletak di kelurahan Tabaringan Kecamatan Ujung Tanah, Makassar 
untuk menunggu kedatangan jenazah Almarhum Asriani yang diduga masih hidup.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Asriani yang sementara mengandung enam 
bulan anak pertamanya ini meninggal dunia pada hari Rabu (24/6) siang di Rumah 
Sakit (RS) Stella Maris, diakibatkan komplikasi penyakit yang dideritanya. 

Kemungkinan belum meninggalnya Asriani oleh Nenek almarhum, Sija Dg Ngai 
didasarkan pada mimpi seorang bocah, Andi Ikra, dan mimpi dan kelebihan para 
keluarganya di Maros dan Nenek almarhum di Sinjai. 

"Cucu saya bermimpi jika Asriani belum meninggal. Katanya dalam mimpi mengapa 
ia dikuburkan padahal masih hidup, " kata Dg Ngai. 

Bukan hanya itu, kata dia, waktu jenazahnya dimandikan tubuh almarhum saja 
masih hangat, lemas dan tidak kaku. 

Akhirnya jenazah yang dikebumikan di Pemakaman Kassi Kebo, kelurahan Baju 
Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros ini dibongkar dan digali kembali 
untuk memastikan kondisinya. Jumat sekitar 14.00 Wita siang. 

"Asriani benar-benar masih hidup, " kata Aidah, sepupu almarhum

Dia mengungkapkan jika anak pertama dari delapan bersaudara ini dipastikan 
hidup, setelah beberapa kali melakukan kontak telepon seluler dengan 
keluarganya di Maros yang sudah menggali kuburanya. 

"Iya dia masih hidup, dua-duanya. Matanya mengeluarkan air, tubuhnya hangat dan 
jantungnya berdetak, " ungkap Aidah yang mengulang perkataan Udhin, Ayah 
almarhum

Menurutnya, setalah berkomunikasi dengan Ayah almarhum. Dipastikan Asriani 
berserta anak dalam kandungan masih hidup. 

Sebelum meninggal, Asriani sempat dirawat di RS TNI AL Jala Ammari sejak Kamis 
(18/6). Dokter setempat mendiagnosa jika penyakit yang dideritanya adalah demam 
berdarah (DBD), ginjal dan penyakit usus. Hingga harus dirujuk ke RS Stella 
Maris. Di RS ini dokter menyatakan Asriani telah meninggal dunia.(*)
COPYRIGHT © 2009


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke