Refleksi : Kemarin atau kemarin dulu menlu Wirajuda bilang bahwa bulan Juli larangan terbang ke Euriopa dicabut. Apakah dengan tergelincirnya pesawat Lion Air ini akan lebih mempercepat larangan terbang tsb dicatut? Oh, maaf maksudnya dicabut?
Jawa Pos [ Minggu, 28 Juni 2009 ] Human Error, Lion Air Tergelincir di Bandara Selaparang MATARAM - Pesawat Lion Air tergelincir saat mendarat di Bandara Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pukul 14.18 Wita kemarin (27/6). Pesawat jenis MD-90 itu keluar haluan sekitar tujuh meter dari garis tepi landasan. Badan pesawat melintang arah utara-selatan di runway karena pesawat turning (belok) di tempat yang tidak semestinya. Akibatnya, pesawat tak mampu kembali ke posisi semula untuk melanjutkan pendaratan secara normal. Sebanyak 169 penumpang dievakuasi ke terminal bandara dengan sejumlah bus dari runway tersebut. Pesawat dibelokkan setelah penumpang turun. Airport Duty Manager (ADM) Bandara Selaparang Agus Adi Pratomo mengatakan, peristiwa tersebut berawal pukul 14.18 Wita. Saat itu pesawat bernomor lambung PK.LIM yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, itu mendarat dari arah timur landasan. Dalam pendaratannya, pesawat melakukan turning di meter ke 1.600 arah barat landasan. Karena lebar runway yang sempit, pilot ditengarai melakukan pembelokan dengan ekstrem. Hal itu menyebabkan pesawat tertahan dan tak mampu belok dengan sempurna. Saat itu posisi ban depan menyilang sehingga pesawat tak bisa mundur sebelum bantuan datang. ''Ini human error (kesalahan manusia), seharusnya pesawat melakukan pembelokan di ujung landasan,'' kata Agus. Dia menambahkan, pesawat tersebut tidak semestinya melakukan turning di tempat itu karena telah disiapkan lokasi yang lebih luas di ujung landasan. (zul/jpnn/ruk) [Non-text portions of this message have been removed]

