Bls: Mana yang Kapitalis Liberal: Penjaminan Proyek Listrik atau Blanket  
Gurantee

Ya keduanya adalah Kapitalis Liberal.
Harusnya pemerintah membangun sendiri proyek listrik tsb. Bagaimana pun juga 
itu penting agar listrik tidak tambah byar pet sehingga industri dan 
perkantoran terhenti.

Kedua, kebijakan pemerintah hanya menjamin rekening Rp 2 milyar ke bawah itu 
sudah baik. 

Untuk apa menjamin 80 ribu pemilik rekening di atas Rp 2 milyar dengan dana 240 
juta rakyat Indonesia?

Toh bagaimana pun juga segelintir pemegang rekening di atas rp 2 milyar itu 
adalah golongan kaya. Dan mereka harusnya berhati2 dalam memilih Bank mereka. 
Bukan sekedar yang memberi bunga tinggi.

Harus dibedakan mana Public Service yang harus dikerjakan BUMN pemerintah dan 
mana proyek yang bisa dikerjakan swasta.


===
Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id


--- Pada Sel, 30/6/09, hans nandito <[email protected]> menulis:

> Dari: hans nandito <[email protected]>
> Judul: Mana yang Kapitalis Liberal: Penjaminan Proyek Listrik atau Blanket  
> Gurantee
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Selasa, 30 Juni, 2009, 10:03 PM
> Perbedaan pandangan adalah wajar,
> apalagi di masa kampanye pilpres dewasa ini. Ikhwal
> perbedaan kian banyak dan meruncing juga sah-sah saja.
> Setiap kandidat tentu berusaha menunjukkan bahwa dialah yang
> paling benar dan paling hebat.
> 
> 
> Namun, disayangkan perdebatan sangat jarang menyentuh inti
> persoalan. Kerap pernyataan yang 'salah' ditanggapi
> dengan cara yang 'salah' pula atau setidaknya tak
> menukik ke akar persoalan.
> 
> Salah satu contoh adalah persoalan pilihan kebijakan yang
> berulang kali diungkapkan oleh Jusuf Kalla. Hari ini pun
> kita bisa membacanya di Kompas, halaman 4, dengan judul
> "JK Beda Prinsip Ekonomi dengan SBY"  Lihat: 
> http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/30/03200856/jk.beda.prinsip.ekonomi.dengan.sby
> 
> 
> JK menilai prinsip yang dianut calon presiden SBY adalah
> kapitalis liberal. "Contoh kasus yang diungkap Kalla
> untuk menunjukkan perbedaan prinsipnya dengan SBY dan juga
> Boediono adalah dalam hal penjaminan proyek pembangkit
> listrik 10.000 MW dan penjaminan perbankan, termasuk bank
> asing (blanket guarantee) saat krisis global
> menerjang"
> 
> 
> Betul bahwa kita kekurangan listrik. Rumah tangga yang
> memperoleh sambungan listrik baru sekitar 60 persen. Sektor
> dunia usaha juga kerap mengeluh kekurangan listrik. Ditambah
> lagi banyak keluhan tentang kualitas dan tarif yang relatif
> tinggi, khususnya penerapan tarif multiguna.
> 
> 
> Terkesankan bahwa persoalan pemberian jaminan oleh
> pemerintah untuk proyek pembangkit listrik 10.000 megawatt
> sempat menimbulkan pro-kontra di dalam kabinet SBY-JK.
> Setelah melewati proses yang cukup lama, pemerintah akhirnya
> memutuskan untuk memberikan jaminan bagi proyek-proyek
> pembangkit tersebut, sekalipun yang membangun adalah
> swasta.
> 
> 
> Pihak yang memperoleh jaminan adalah perusahaan swasta yang
> dimiliki satu atau segelintir orang. Kalau ada masalah di
> kemudian hari, pihak swasta terbebas dari kerugian. Negara
> yang akan menalangi atau menanggung kerugian.
> 
> 
> Bagi saya, cara seperti itu menunjukkan pilihan kebijakan
> yang propengusaha.
> 
> Bandingkan kebijakan yang memberikan perlindungan penuh
> kepada nasabah bank (deposan atau penabung). Apakah
> kebijakan ini lebih 'kapitalis liberal' ketimbang
> kebijakan pemberian jaminan untuk proyek listrik?
> 
> 
> Kita lihat berapa banyak rakyat yang memperoleh
> perlindungan dari blanket guarantee. Ada 82 juta lebih
> rekening masyarakat di perbankan. Yang dilindungi bukan
> perbankannya, baik perbankan nasional maupun perbankan
> asing, sebagaimana dikemukakan JK. Yang dijamin adalah dana
> masyarakat.
> 
> 
> Pemerintah akhirnya memutuskan hanya menjamin dana
> masyarakat yang jumlahnya kurang dari Rp 2 miliar. Per
> Desember 2008, ada 50.000 rekening antara Rp 2 miliar hingga
> Rp 5 miliar dan 30.000 rekening di atas Rp 5 miliar. Jadi
> ada 80.000 rekening yang tak dijamin pemerintah.
> 
> 
> Mana yang lebih kapitalis liberal: melindungi 80.000
> rekening atau segelintir perusahaan yang belum tentu
> memiliki rekam jejak yang terpuji?
> 
> 30 Juni 2009
> Oleh: Faisal Basri
> 
> Tulisan ini juga dimuat di: 
> http://faisalbasri.kompasiana.com/2009/06/30/mana-yang-kapitalis-liberal-penjaminan-proyek-listrik-atau-blanket-gurantee/
> 
> 


      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke