Rabu, 01/07/2009 14:50 WIB 

Isu Istri Boediono Katolik 
SBY Diminta Pecat Rizal Mallarangeng dari Tim Suksesnya 

Anwar Khumaini – detikPemilu
Jakarta - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta memecat salah satu anggota tim 
suksesnya, Rizal Mallarangeng. Rizal dinilai makin memperkeruh suasana kampanye 
Pilpres.

Permintaan itu dilontarkan sekitar 70 orang yang tergabung dalam Kampung Jawir 
(Koalisi Masyarakat Pendukung Jusuf Kalla(JK)-Wiranto) yang berdemo di depan 
kantor Bravo Media Center (BMC), Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pendemo 
tiba di BMC sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (1/7/2009).

Mereka membawa berbagai poster yang bertuliskan 'Stop Adu Domba' lengkap dengan 
karikatur Rizal dan juga poster bertuliskan 'Dont Talk Too Much'.

Mereka juga mengecam Rizal yang menjadi tim sukses SBY-Boediono atas 
komentarnya di media yang menyudutkan JK-Wiranto. Rizal juga dituntut minta 
maaf kepada JK-Wiranto 2x24 jam.

"Kepada Bapak Soesilo agar segera memecat saudara Rizal Mallarangeng karena 
dianggap memperkeruh suasana Pilrpes," teriak salah satu demostran.

Demonstran yang rata-rata pria dan wanita muda berusia 21 tahun itu  menutup 
mulutnya dengan masker. Dalam rilis mereka juga mengantisipasi mewabahnya flu 
Celi, sapaan akrab Rizal, yang bisa membuat keruh suasana Pilpres.

Aksi yang diamankan puluhan polisi dan pengamanan Partai Demokrat (PD) ini 
berjalan lancar, dan berlangsung sekitar 30 menit. 

Sementara itu dari kubu Rizal yang diwaliki staf BMC, Syahdan, memberikan 
selebaran yang berisi jawaban terhadap somasi JK-Wiranto atas Rizal.

Jawaban tertulis dua halaman itu berisi kronologis tentang adanya selebaran 
yang menuduh Herawati Boediono beragama Katolik.

Dalam jawaban itu Rizal meminta tanggapan JK-Wiranto terkait dengan beredarnya 
selebaran di kampanye dua pasangan dari Golkar-Hanura itu di Medan.

( nik / nwk )
 
Kiai Khos Jatim Imbau Warga NU Dukung JK-Wiranto 
Gunawan Mashar - detikPemilu
Jombang - Sejumlah kiai khos Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Timur mendukung 
capres dan cawapres JK-Wiranto. Mereka meminta kader NU se-Jawa Timur (Jatim) 
memenangkan pasangan JK-Wiranto.

Pantauan detikcom, Rabu (1/7/2009), dukungan ini terlihat dari selebaran yang 
dibagikan pada pesantren-pesantren se-Jatim. Dalam selebaran itu tertulis 
keputusan para ulama pengasuh ponpes dan tokoh NU Jatim tentang kepemimpinan 
nasional.

Selebaran berisi 6 poin. Dukungan kepada JK-Wiranto tertulis pada poin ketiga. 
Pemimpin nasional lebih bagus punya kesamaan ideologis dengan NU dan kader NU.

Isi selebaran pada poin ketiga yakni para ulama-masyayich pengasuh ponpes dan 
tokoh NU sepakat memilih pemimpin harus didasarkan pada tujuan kemaslahatan 
umat dan musti dipertanggungjawabk an baik di dunia maupun kelak di hadapan 
Allah SWT. Oleh karenanya maka pemimpin yang wajib kita pilih adalah pemimpin 
yang mempunyai kesamaan ideologis itu Islam Aswaja dan kader NU (tidak hanya 
kesamaan agama).

Pada poin keempat selebaran ini jelas-jelas menyarankan warga NU untuk memilih 
JK-Wiranto. Isi jelasnya yakni setelah mendapatkan infomasi yang cukup dari 
berbagai sumber yang dapat dipercaya tentang profil capres RI 2009-2014 yang 
akan dipilih 8 Juli 2009 satu-satunya kader NU adalah Bapak HM Jusuf Kalla yang 
sekarang ini masih aktif sebagai mustasyar pengurus wilayah NU Sulsel 
berpasangan dengan Wiranto.

Pada poin kelima selebaran berisi para ulama dan tokoh NU Jatim sepakat untuk 
memilih dan mendukung serta memenangkan pasangan capres-cawapres HM Jusuf Kalla 
dan Wiranto (nomor 3) pada Pilpres 8 Juli 2009 yang akan datang.

Poin ke 6 berisi para ulama dan pengasuh Ponpes dan tokoh NU se-Jatim 
menyerukan kepada seluruh umat Islam se-Jatim khususnya warga NU agar bersatu 
mengikuti langkah ulama demi keutuhan NU dan demi keselamatan akidah Islam 
Aswaja NKRI tercinta serta meningkatkan maslahatul ammah.

Selebaran ditandatangani di Surabaya 22 Mei 2009 oleh 20 ulama. Ulama itu 
antara lain ulama Jember KH Muchid Muzadi, ulama Kediri KH Zainudin Jazuli, 
ulama dari Tuban KH Abdullah Faqih, ulama dari Ponpes Lirboyo, Kediri KH Anwar 
Mansyur dan ulama dari Kediri Nurul Hilda Jazuli.

( nik / nrl )


New Email addresses available on Yahoo! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does! 















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke