Refleksi : Apakah tidak boleh menimbun untuk persediaan negeri?
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=33120:purnomo-curiga-china-penimbun-minyak-mentah&catid=18:bisnis&Itemid=95
Saturday, 04 July 2009 04:45
Purnomo curiga China penimbun minyak mentah
JAKARTA - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mencurigai China melakukan
penimbunan. Itulah yang mendorong harga ke atas.
Akibat kenaikan harga minyak mentah, Purnomo mengatakan pihaknya
meningkatkan komunikasi yang intensif dengan Organization of Petrleum Exporting
Countries (OPEC) dan Agen Energi Internasional (IEA/International Energy
Agency), serta pihaknya sedang mempelajari masalah tersebut dengan
berkonsultasi dengan kedua lembaga internasional tersebut.
" Pemerintah akan tetap berpatokan dengan angka konservatif produksi dan
lifting dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 meski harga
minyak mentah mengalami kenaikan," terangnya
Namun demikian pihaknya memiliki rencana dan terus berupaya untuk
meningkatkan produksi minyak hingga 200.000 barel per hari (bph) sehingga
produksi minyak masa mendatang bisa mencapai 1,1 juta barel per hari.
Purnomo juga mengatakan bahwa menaikkan produksi hal yang mudah, apalagi
mengingat lapangan-lapangan minyak tua terus mengalami penurunan produksi.
Kenaikan harga minyak mentah pun mulai bisa diredam. Kemarin, harga
minyak mentah telah di bawah US$67 per barel dan pagi ini, berdasarkan harga di
bursa NYMEX berada pada harga US$66,73 per barel.
(dat05/we)
Comments
[Non-text portions of this message have been removed]