Hebat tulisan bung Erwin Arianto ini. 
Cuma satu hal saya kurang setuju. 
Dikatakan disitu, kita akan melakukan PilPres untuk memilih 
PEMIMPIN..................... 
Ini saya kurang setuju. Yang kita pilih itu Presiden. Administrator yang 
menjalankan perintah PEMIMPIN-nya yaitu RAKYAT yang diwakili dalam DEWAN 
PERWAKILAN RAKYAT. 

Kalau ternyata DPR-nya justru cuma jadi gang koruptor, itu memang perlu 
dikoreksi oleh RAKYAT yang diwakilinya. 

Bagaimana caranya? Kalau saya bisa, sudah dari dulu saya lakukan. Tapi disini 
kan banyak orang-orang pinter yang bukan dukun, yang tentunya bisa melakukan 
usaha pengkoreksian itu.

ms
________________________________
From: Erwin Arianto <[email protected]>
Sent: Tuesday, July 7, 2009 2:42:43 PM
Subject: [ppiindia] Democrazy

pagi itu langit begitu cerah, dan sinar mentari menerobos rimbunnya dedaunan
menyinari wajah-wajah yg lelah tapi tetap bersemangat meski kepanasan serta
basah bermandikan keringat. nampak kerumunan orang serta ada antrian yg
lumayan panjang di banyak tempat menunggu giliran mencoblos. tapi aneh
juga ya, kok bisa terjadi antrian ? padahal jauh-jauh hari para engamat
telah memprediksi pemilu kali ini akan sepi karena semakin banyaknya GOLPUT
alias golongan putih yg udah apatis dengan pemilu. namun dengan adanya
antrian tersebut, membuat banyak orang jadi bertanya-tanya, apakah ini
sebuah pertanda kepercayan masyarakat terhadap partai politik udah pulih ?
atau ada alasan yang lain ? itulah gambaran sekilas tentang hari dimana
semua orang diminta menggunakan hak pilih nya sebagai warga negara utk
memilih calonpemimpinnya. ya, itulah pemilihan umum. dan dengan memakai
speaker besar panitia pun memutar lagu pemilu yang terdengar sangat nyaring
cukup mengganggu kenyamanan.

pemilihan umum telah memanggil kita seluruh rakyat menyambut gembira hak
demokrasi pancasila, hikmah indonesia merdeka
pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya pengemban amanat yang setia di bawah
Undang Undang Dasar 45, kita menuju ke pemilihan umum......

pemilu, yang katanya adalah pesta demokrasi, kenyataannya sering kali
menimbulkan banyak kericuhan. entah kericuhan antar endukung partai saat
berkampanye terbuka di jalan atau ditempat hiburan, atau pada saat
penghitungan suara. itu memang salah satu dinamika pemilu. bukan hanya
terjadi di negara kita, bahkan di negara yang katanya paling demokratis
serta paling maju di dunia sekalipun yaitu Amerika.

contohnya kasus penghitungan suara pemilu presiden tahun 2000 lalu yang
berlarut-larut prosesnya hingga beberapa bulan yg akhirnya dinyatakan
dimenangkan George W Bush dg selisih suara yang sangat tipis. ironis sekali
memang, amerika yg mengklaim diri negara paling maju teknologi informasinya
di dunia ternyata sama aja dengan negara kita yaitu terjadi kisruh /
kekacauan pada saat proses penghitungan suara, hal itu menimbulkan banyak
cemoohan baik di dalam maupun diluar negeri. baik media cetak berupa
karikatur maupun di media elektronik seperti internet dan terutama di
televisi berupa parodi yang bukan hanya di AS, tapi juga di negara maju
lainnya.

kalau saya sendiri jujur saja, kurang begitu yakin dg manfaat demokrasi.
karena dalam demokrasi keputusan yg diambil selalu ber-dasarkan suara
terbanyak. jika ada 10 orang maling melawan 2 orang yg kecurian, maka si
maling itulah yang pasti akan menang !!! bayangkan jika hal itu terjadi di
DPR, dimana sebagian besar anggotanya adalah koruptor !saya yakin anda
sudah bisa mengira-ngira, keputusan / produk undang-undang macam apa yg
akan dibuat ! & hasil survey tentang persepsi masyarakat
pun menempatkan DPR sebagai lembaga terkorup di atas kepolisian ! maka
wajar aja jika akhirnya muncul sebuah parodi di salah
satu stasiun tv yang berjudul democrazy... ..democracy memang crazy !

karena itulah saya ingin ada presiden yang berani membubarkan DPR ! bukan
karena ia ingin berkuasa secara mutlak, tapi karena ingin memperbaiki
indonesia secara total. alhamdulillah, akhirnya pemilu bisa berjalan dengan
relatif lancar. kekhawatiran selama ini akan terjadi huru-hara ternyata tdk
terjadi. kini, para pemilih berdebar-debar menunggu
siapa yang akhirnya terpilih untuk memimpin negeri ini sesuai dengan hasil
penghitungan suara. semua stasiun televisi saling berlomba-lomba menyiarkan
liputan hasil penghitungan suara.data hasil penghitungan suara di tiap
daerah terus-menerus di update agar diketahui hasil penghitungan terkini.
agar para pemirsa punya sedikit gambaran siapa kira-kira calon yg bakal
memenangkan pemilu, sambil menunggu hasil penghitungan akhir yg resmi
diumumkan oleh KPU, maka cara perhitungan cepat atau quick count pun ikut
ditampilkan. para pemirsa makin berdebar-debar, siapa gerangan presiden
yang terpilih & akan memimpin negeri ini utk 5 tahun ke depan ......?

melihat antusiasme para pemilih yang lumayan tinggi untuk mencoblos,
membuat banyak pihak yang merasa heran dan penasaran dengan hal itu. apa sih
yang jadi alasan sebenarnya ? pada hal selama ini para pakar dan pengamat
politik meyakini bahwa pemilih yg memilih untuk tidak memilih alias golput
/ golongan putih jumlahnya akan sangat besar. bahkan pernah terjadi suara
golput melebihi jumlah suara partai pemenang pemilu ! ironis kan ! namun
syukurlah, prediksi para pakar tersebut tidak terbukti dan malahan para
pemilih sangat antusias utk memilih calon presidennya. hal ini tak urung
membuat banyak
kalangan jadi bertanya-tanya. utk mencari jawaban atas penomena tersebut,
para reporter / wartawan baik dari media cetak
maupun elektronik berlomba mengumpulkan data dengan mewawancarai para
pemilih dariberbagai golongan, daerah, umur serta jenis
kelamin. berikut rangkuman hasi wawancara tersebut.

1. Fiza H ( mungkin dulu ibunya ngidam pizzakali ya ) 22 tahun mahasiswa :
saya sangat terkesan dg visi pak mustofa. dari seluruh pemimpin besar
dunia hingga kini, baru pak mustofa ini yg bervisi akan menjadikan satu
negara sebagai kingdom of heaven !
2. Dona ( ibunya pasti ngidam banget donat ) 21 tahun mahasiwi : saya sangat
terkesan karena pak mustofa bilang akan melakukan referendum untuk
membubarkan DPR. saya udah enek melihat kelakuan angota dewan yg
bisanya cuma korupsi !
4. Titi ( dulu ibunya ngidam apa ya ? ) 37 tahun ibu rumah tangga: anak saya
hobinya nonton tv melulu gak mau belajar, jika pak mustofa mengatur ulang
pertelevisian & mengurangi jam tayang, semoga anak saya jadi rajin...
4. rudi ( bukan rh cell ya ) 47 tahun dosen : jika capres independen yang
menang saya tentu berharap dia 100% berjuang utk rakyat, bukan utk
kepentingan partai ! dengan itu, tak perlu lagi kompromi politik dlm
penyusunan kabinetserta dlm menyelesaikan masalah kenegaran
5.sugiharti ( ibunya mungkin pengen jadi orang kaya) 18 tahun pelajar: saya
pilih pak mustofa habis dia ganteng sih.... hihihi
6.Sumijo ( mungkin sumijo = suka mikir jorokya ) 40 tahun petani : bapak
mustofa berjanjiakan menjadikan pertanian serta perikanan Sebagai prioritas
utama pembangunan. saya harap hal itu akan membuat nasib kami jadi lebih
baik !
7. Joram (bukan joram= jorok amat ) 35 tahunkaryawan : dia janji akan
memotong gajinya hingga 70 % serta gaji pejabat tinggi negara lainnya.
baguslah ! harusnya mereka sadar dari dulu bahwa gaji mereka itu hasil
pajakkeringatku ! enak aja mereka bergaji tinggi sedangkan gajiku hanya UMR
doang, UMR negara kita kan kurang layak !
8. edi tansil ( ejekulasi dini tanpa hasil kale ya ) 41 th pengusaha : saya
ingin lihat janji pak mustofa yg katanya akan menghukum mati para
koruptor, bisa nggak dia membuktikan. jika para koruptor beneran dibasmi
hingga birokrasi lebih bersih, saya senang karena tak perlu lagi nyiapin
anggaran siluman..... .
9. ferry ( bukan ferry alias ryan si pembunuh berantai) 28 tahun wartawan :
saya senang pak mustofa bilang akan meminta pers utk ikut mengawasi
kinerja pejabat / aparat.
10.sumanto pelayan toko bukan sumanto yang suka makan daging orang ya: ah
paling juga omong doang ! gak percaya aku dengan janji para capres !
11 viktor (emang dia berpikiran kotor) 31 tahunsopir : saya harap
pungli-pungli diberantas,hingga saya bisa bawa setoran untuk biayasekolah
anak.
12. hasan 23 tahun santri : saya terpesona pak mustofa karena berjanji akan
mengusulkan diadakannya seorang pemimpin tertinggi utk umat islam sepeti
halnya paus.

itulah rangkuman hasil wawancara oleh para reporter, hampir semuanya merasa
terpesona oleh visi & misi pak mustofa & sangat berharap beliau bisa
melakukan perubahan besar untuk memajukan negara kita tercinta ini agar
rakyat bisa makmur beneran, bukan cuma sekedar meniupkan angin surga... dan
kini, tibalah saatnya KPU mengumumkan secara resmi hasil penghitungan akhir
suara. dan ternyata, pak mustofa menang mutlak dg memborong 70 % suara,
jauh mengungguli jumlah suara para pesaingnya. hasil itu sama dengan hasil
wawancara yg dirangkum oleh para reporter tadi. rakyat sangat bergembira
menyambut kemenangan pak mustofa, yangdiyakini akan membawa perubahan yg
besar, radikal & signifikan untuk membawa negara ini menuju cakrawala /
fajar baru yang lebih menjanjikan. setelah resmi diumumkan sebagai presiden
terpilih, pak mustofa pun segera bekerja utk
mencari dan menyeleksi para calon anggota kabinetnya. tak ada pesta
syukuran, apalagi hura-hura mabuk kemenangan. dia langsung bekerja keras utk
menyiapkan pemerintahan baru yang benar-benar sesuai harapan publik setelah
resmi dilantik nanti.
akhirnya, tibalah saat pelantikan. pertanyaan yg sangat besar & menggunung
dari seluruh rakyat, bisakah dia mewujudkan janjinya.... .?

sEMOGA president terpilih bisa menjadi seperti pak mustofa... kalau kualitas
seperti ini lebih baik tidak memilih, dosanya akan saya bawa ke akhirat,
nanti tuhan meminta pertanggung jawab atas pemilihan pemimpin saya bingung
menjawabnya, habis saya sudah banyak dosa memilih para president pendahulu
yang kelakuanya menyengsarakan rakyat, itu juga saya sudah puasa senin kamis
dan mandi bunga tujuh rupa untuk mohon ampun sama tuhan karena salah memilih
pemimpin, lalu seperti apa pemimpin kita selanjutnya apakah akan tetap sama
seperti ini atau kah lebih buruk lagi ya... Semoga indonesia merdeka dari
pembodohan pemimpin yang tak tahu malu... merdeka

-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
エルイン アリアント (内部監査事務局)
------------ --------- --------- -------
SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY
------------ --------- --------- ----
Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita
yang telah dilabuhkan sampai kebelakang tabir.

- Terus mengharapkan yang terbaik, maka kita akan menghasilkan yang terbaik.
- Jangan bersungut-sungut tetapi mengucap syukurlah senantiasa.


      

Kirim email ke