Patung SBY Masuk MURI Rabu, 01 Juli 2009, 22:35:28 WIB Laporan: Zul Sikumbang
Jakarta, RMOL. Replika patung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setinggi 9,9 meter yang menghabiskan dana Rp 60 juta mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Patung yang digagas oleh masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pro SBY (GPS) Bali itu dibuat oleh Mangku Chandra. Sebelum penyerahan penghargaan MURI, patung itu diarak oleh 2.222 seniman sekaligus dalam rangka kampanye terbuka di Lapangan Padanggalak, Sanur, Denpasar, Bali. Ketua Umum GPS, Suratto Siswodihardjo dalam sambutannya mengatakan, terselenggaranya acara tersebut tiada lain untuk menarik simpati masyarakat agar mendukung pasangan SBY-Budiono untuk memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. "Ini merupakan kejadian yang luar biasa sehingga penghargaan seperti ini bisa diraih, dan mudah-mudahan dari sini mampu menarik masyarakat untuk mendukung pasangan SBY-Budiono, " kata Ketua. Sementara itu Manajer MURI, Sri Widayati mengatakan penghargaan tersebut merupakan penghargaan ke 3.798 yang tercatat di MURI.[hta] GPS Buat Patung SBY Setinggi 10 Meter Selasa, 30 Juni 2009 18:23 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 233 kali Jakarta (ANTARA News) - Gerakan Pro SBY (GPS) dan Gerakan Nasional Kepedulian Sosial (GNKS) Bali, bersama sejumlah seniman asal Bali, membuat patung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setinggi 10 meter sebagai bentuk dukungan terhadap calon presiden nomor urut dua tersebut. Direktur Eksekutif Media Centre GPS, Anto Sudarto dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa, mengatakan, patung tersebut akan menjadi patung SBY tertinggi di Indonesia. Anto mengatakan, patung SBY setinggi 10 meter yang telah dibuat dua pekan lalu itu, rencananya akan diarak keliling kota Bali dengan diiringi Tarian Kecak. Selanjutnya, katanya, patung itu akan diletakkan di Lapangan Kapten Apa, Padanggalak, Denpasar, Bali. "Patung SBY itu akan diarak keliling kota pada Rabu (1/7) pukul 16:00 WITA. Puluhan ribu masyarakat Bali akan mengiringi patung SBY ini," ujarnya. Selain itu, katanya, berbagai komponen masyarakat Bali seperti kelompok seniman, pelaku usaha pariwisata, tokoh masyarakat, simpatisan GPS dan GNKS, akan turut berkeliling mengarak patung SBY ini. Menurut dia, pembuatan patung tersebut menunjukkan rasa simpatik dan dukungan besar dari masyarakat Bali terhadap SBY, serta sebagai wujud rasa terima kasih masyarakat Bali terhadap kinerja pemerintahan SBY yang dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Bali. Bagi masyarakat Bali, katanya, patung tersebut diharapkan menjadi inspirasi politik yang santun, beradat, dan bermartabat, karena selama ini, SBY dikenal sebagai sosok pemimpin yang santun, beradat, dan bermartabat dalam memimpin pemerintahannya. Cara-cara politik seperti itu, lanjutnya, hendaknya dijadikan contoh bagi para politisi di Indonesia, karena orang Indonesia dikenal santun, beradat, dan bermartabat. (*) COPYRIGHT © 2009 Satrio Arismunandar Executive Producer News Division, Trans TV, Lantai 3 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4034, Fax: 79184558, 79184627 http://satrioarismunandar6.blogspot.com http://satrioarismunandar.multiply.com Verba volant scripta manent... (yang terucap akan lenyap, yang tertulis akan abadi...) [Non-text portions of this message have been removed]

