http://www.antaranews.com/view/?i=1247009040&c=NAS&s=POL
Bali Tenang Jelang Pemilihan Presiden
Rabu, 8 Juli 2009 06:24 WIB
Denpasar (ANTARA News) - Masyarakat Denpasar dan sekitarnya di Bali menyambut
dengan tenang Pemilihan Presiden 2009, di berbagai banjar dan TPS yang telah
dibangun dan sudah mulai berdatangan untuk mencentang.
Di Kawasan Ubung, Denpasar, Rabu pagi, masyarakat setempat mulai berdatangan ke
lokasi-lokasi TPS. Mereka mengaku senang datang ke TPS untuk mencentang calon
presiden yang dijagokan.
"Saya sudah bangun sejak jam 05.30 WITA, sedikit menyapu halaman dan mulai
bersiap datang ke TPS bersama istri dan anak," kata Ngurah Wurawan, warga
Banjar Sempidi, Kabupaten Badung.
Dia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam pendataan karena sejak awal dia
telah terdata dalam daftar pemilih tetap yang dikeluarkan KPU Badung. Dia juga
mencentang dalam Pemilihan Legislatif beberapa bulan lalu.
Menurut dia, dalam menghadapi Pemilu Presiden 2009 kali ini, kebanyakan warga
banjarnya tidak mengalami pertentangan terkait terhadap calon presiden tertentu.
Petugas di TPS-nya sejak beberapa waktu lalu telah memberitahu warga tentang
tatacara Pemilihan Presiden 2009. Prosesi memanjatkan doa untuk kelancaran
pemilu juga telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Situasi keamanan di Bali jelang mencentang di TPS juga kondusif dan polisi
berpatroli di sejumlah jalan. Mobil-mobil patroli itu melintas di sejumlah
jalan, di antaranya Jalan Gatot Subroto, Jalan Cokroaminoto, dan Jalan Ahmad
Yani.
Persiapan pelaksanaan Pemilu Presiden 2009 di Bali telah memasuki tahap akhir,
di antaranya penyaluran surat suara, kotak suara, dan bilik suara ke 5.009 TPS
dan 2.695.411 calon pemilih pada hari pemilihan.
Panglima Komando Daerah Militer IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Hotmangaradja
Pandjaitan, menegaskan, jangan pernah berpikir bisa mengganggu pelaksanaan
Pemilu Presiden 2009 bagi pihak-pihak yang ingin mengacau.
"Saya tegaskan di sini, selama saya dan Kapolda Bali masih berdiri bersama di
sini, jangan pernah berpikir demikian. Kami, selalu siaga dan waspada menghalau
semua kemungkinan terburuk," katanya, dalam apel siaga gabungan Kepolisian
Daerah Bali dan ratusan tentara dari Komando Daerah IX/Udayana, di Lapangan
Renon, Denpasar, Selasa petang.
Pandjaitan bersama Kepala Kepolisian Daerah Bali, Inspektur Jenderal Polisi
Tengku Ashikin Husein, memimpin pelaksanaan apel gabungan pengamanan Pemilu
Presiden 2009. Pengamanan pemilu itu sendiri menjadikan polisi sebagai pengaman
utama dan TNI sebagai perkuatan pengamanan jika diperlukan.(*)
[Non-text portions of this message have been removed]