http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=9091
Back 2009-07-09 Pimpinan PDI-P Berganti? Gagal merebut kursi presiden melalui Pilpres 2009,bagaimana nasib Megawati Soekarnoputri selanjutnya? Sebagai tokoh dan pendiri PDI-P, Megawati kemungkinan tak akan melepas posisi sebagai ketua umum di partainya. Puteri proklamator Bung Karno ini, kata sumber SP di PDI-P, Kamis (9/7) pagi di Jakarta,. Mega akan tetap memimpin partai sampai ia benar-benar bisa medapat penggantinya. "Walau gagal jadi Presiden RI periode 2009-2014, Megawati tetap bisa jadi pemimpin PDI-P seumur hidup. Karena dalamAD/ART PDI-P, jabatan ketua umum tak dibatasi oleh umur," ujarnya. Diprediksikan, Mega akan menyiapkan puterinya Puan Maharani menggantikannya sebagai Ketua Umum DPP PDI-P. Puan diangkat jadi Ketua DPP PDI-P pada periode 2005-2010. "Puan diangkat tanpa prosedur AD/ART. Tiba-tiba saja nama Puan ditambahkan sebagai Ketua DPP bersama-sama dengan Prakosa," ujar sumber itu. Sumber SP lainnya mengatakan kegagalan Megawati yang dimulai sejak Pemilu dan Pilpres 2004 membuat kader-kader PDI-P tidak puas dengan kepemimpinan Mega dan perangkat DPP PDI-P yang saat ini memimpin partai itu. Setelah gagal di Pilpres 2004, kader PDI-P masih memberi kesempatan kepada Megawati untuk memperbaiki kinerjanya pada Pemilu dan Pilpres 2009. Nayatanya, gagal lagi. Sudah cukup kesempatan diberikan kepada mereka. "Dengan kegagalan-kegagalan ini menjadi bukti bahwa mereka tidak mampu meningkatkan citra partai. Daripada partai hancur, lebih baik mereka dipinggirkan," ujar sumber itu. Rencana mengganti pimpinan PDI-P sudah ada menjelang Pemilu 2009. Hanya saja kader-kader PDI-P masih ingin membuktikan kemampuan DPP untuk memenangkan Pemilu dan Pilpres 2009. "Terbukti mereka tidak mampu," katanya. [M-5/J-11 [Non-text portions of this message have been removed]

