http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/07/17/4517.html

Jumat, 17 Juli 2009, 14:36:51 WIB

SBY: Saya Bersumpah Akan Melaksanakan Tindakan Tegas Terhadap Teroris

*Presiden SBY menunjukkan foto latihan kelompok teroris yang diperoleh aparat 
intelijen, dalam keterangan pers di halaman depan Kantor Presiden, Jumat (17/7) 
siang. (foto: edityawarman/presidensby.info)

Jakarta: Aksi peledakkan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton telah 
merusak kerja keras seluruh Indonesia selama lima tahun terakhir untuk membuat 
perekonomian tumbuh. “Dunia usaha, kepariwisataan, swasembada pangan, 
investasi, perdagangan, sektor riil, semuanya bergerak meskipun kita terus 
menghadapi krisis-krisis global yang datang silih berganti,” kata Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di halaman depan 
Kantor Presiden, Jumat (17/7) siang.

Dalam sepekan terakhir, nilai saham dan rupiah menguat tajam. Dengan ekonomi 
yang terus tumbuh, kesejahteraan rakyat kita sesungguhnya secara bertahap juga 
terus meningkat. Termasuk dapat dilaksanakannya program-program penanggulangan 
kemiskinan, program-program pengurangan pengangguran, yang sering saya sebut 
dengan program prorakyat. "Semua itu terjadi karena tahun-tahun terakhir ini 
negara kita benar-benar aman dan damai. Sehingga di samping ekonomi tumbuh, 
rakyat kita di seluruh pelosok tanah air bisa bekerja, bisa menjalani kehidupan 
sehari-harinya dengan tenang, bebas dari rasa ketakutan,” SBY menjelaskan.

Sementara itu, lanjut SBY, citra Indonesia di mata dunia tahun-tahun terakhir 
ini juga makin meningkat karena dunia menilai Indonesia makin aman, tertib, dan 
damai. “Negara kita memiliki kehidupan demokrasi yang makin mekar, serta 
penghormatan kepada hak asasi manusia yang makin baik. Negara yang ekonominya 
juga tumbuh dan negara yang berperan dalam percaturan global,” SBY menambahkan.

“Dengan aksi-aksi teror yang keji dan tidak bertanggungjawab ini, apa yang 
telah kita bangun hampir lima tahun terakhir ini oleh kerja keras dan tetesan 
keringat seluruh rakyat Indonesia, lagi-lagi harus mengalami goncangan dan 
kemunduran. Lagi-lagi dampak buruknya harus dipikul oleh seluruh rakyat 
Indonesia, minus mereka-mereka yang melakukan tindakan yang tidak 
bertanggungjawab itu. Oleh karena itu kebenaran dan keadilan serta tegaknya 
hukum harus diwujudkan,” ujar SBY.

“Saya bersumpah, demi rakyat Indonesia yang sangat saya cintai, negara dan 
pemerintah akan melaksanakan tindakan yang tegas, tepat, dan benar terhadap 
pelaku pemboman ini, berikut otak dan penggeraknya, ataupun kejahatan-kejahatan 
lain yang mungkin atau dapat terjadi di negeri kita sekarang ini,” Presiden 
menegaskan. Kepada Polri, TNI, BIN, termasuk kepada Gubernur, Bupati, dan 
Walikota, Presiden SBY meminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terus 
berusaha keras mencegah aksi-aksi teror.

Presiden meminta jajaran penegak hukum mencari, menangkap, dan mengadili para 
pelaku, para penggerak, dan otak di belakang kekerasan ini. “Barangkali ada 
diantara kita, yang diwaktu yang lalu melakukan kejahatan, membunuh, 
menghilangkan orang barangkali dan para pelaku itu masih lolos dari jeratan 
hukum, kali ini negara tidak boleh membiarkan mereka menjadi drakula dan 
penyebar maut di negeri kita,” kata SBY.

Kepada rakyat Indonesia, seraya juga meningkatkan kewaspadaan, Presiden SBY 
mengimbau agar tetap menjalankan profesi dan kehidupan secara normal. “Jika ada 
keganjilan, segera beritahu Polri. Jangan biarkan kaum teroris beserta otaknya 
berkeliaran di sekeliling saudara. Saudarapun bisa menjadi korban setiap saat 
manakala kaum teroris itu dibiarkan merancang lagi aksi-aksi terornya di negeri 
kita ini,” seru SBY.

“Selanjutnya ke depan, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, seluruh komponen 
bangsa untuk marilah kita lebih bersatu dan sama-sama menjaga keamanan dan 
kedamaian di negeri ini. Bangsa manapun, agama apapun, kita semua tidak 
membenarkan terorisme. Apapun motif dan alasannya. Jangan ragu-ragu, jangan 
setengah hati, dan jangan takut untuk mencegah dan memberantas terorisme. 
Sementara itu aksi teror yang terjadi hari ini jangan pula menghalang-halangi 
semangat dan upaya kita untuk membangun dan memajukan negara kita ini,” 
tambahnya.

Presiden SBY menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus terus berjuang untuk 
membuat ekonomi yang lebih baik, politik, demokrasi, dan penghormatan kepada 
HAM lebih baik, penegakkan hukum, pembangunan daerah, dan peningkatan 
kesejahteraan rakyat. “Memang ada kerusakan akibat aksi terorisme hari ini. 
Mari bersama-sama kita perbaiki. Dan kemudian mari kita terus bangkit dan maju 
kembali. Kita bangsa, negara, rakyat tidak boleh kalah dan menyerah kepada 
terorisme. Tidak boleh membiarkan kekerasan, ekstrimitas, dan 
kejahatan-kejahatan lain terus tumbuh di negeri ini,” SBY menjelaskan.

“Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT akan melindungi dan menyelamatkan kehidupan 
bangsa Indonesia. Dan dengan memohon ridho Allah SWT, saya sampaikan kepada 
saudara-saudara rakyat Indonesia, saya akan terus berada di depan untuk 
menghadapi ancaman dan tantangan ini, serta untuk mengemban tugas yang berat 
namun mulia ini,” kata Presiden SBY. (osa)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke