Pohon sintetis ini tentunya belum bisa merubah CO2 menjadi O2. Menyerap CO2 
baru menyelesaikan satu hal, hal lainnya adalah menyediakan O2 ke atmosfer yang 
amat dibutuhkan manusia dan mahluk hidup.

http://sains.kompas.com/read/xml/2009/07/13/15591772/wah.pohon.sintetis.serap.co2.1.000.kali.lebih.cepat

Wah, Pohon Sintetis Serap CO2 1.000 Kali Lebih Cepat

Senin, 13 Juli 2009 | 15:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Para ilmuwan telah merancang pohon sintetis yang bisa 
menangkap karbondioksida dari udara sebagai upaya untuk melawan peningkatan 
emisi karbon. "Pohon" ini bentuknya lebih mirip bangunan kecil daripada pohon, 
tapi bisa menyerap karbon 1.000 kali lebih cepat daripada pohon asli.

Satu pohon sintetis bisa menyerap satu ton karbondioksida per hari, setara 
dengan jumlah rata-rata yang dikeluarkan 20 mobil. Setelah disimpan dalam satu 
bilik, karbon tersebut akan dipadatkan dan disimpan dalam bentuk cairan untuk 
kemudian diuraikan.

Profesor Klaus Lackner dari Universitas Colombia telah mengerjakan konsep ini 
sejak tahun 1998. Ia belakangan bertemu dengan pejabat Departemen Energi 
Amerika Serikat, Steven Chu, untuk membahas perkembangan proyek ini. Lewat 
perusahaannya yang bermarkas di Tucson, Global Research Technologies, Lackner 
telah membuat model awal dan berharap bisa menghasilkan prototipe sempurna 
dalam 3 tahun ini.

Seperti dijelaskan Lackner, teknologi yang dipakai pohon sintetis ini mirip 
dengan yang biasa digunakan untuk menyerap karbondioksida dari cerobong asap di 
pertambangan batu bara. Bedanya, alat ini bisa digunakan di mana saja. Menurut 
Lackner, separuh dari total emisi karbon berasal dari sumber-sumber yang 
berukuran relatif kecil, termasuk mobil dan pesawat terbang, dan biasanya 
hampir tidak mungkin untuk diserap.. Namun karena karbondioksida dalam udara 
biasanya sangat terkonsentrasi, alat yang dibutuhkan untuk menyerapnya juga 
bisa berukuran kecil.

Harapan Lackner adalah membuat pohon sintetis ini agar efisien untuk ukurannya. 
Dibandingkan dengan jumlah emisi karbondioksida yang bisa dihindarkan dengan 
penggunaan kincir angin besar, sebuah pohon sintetis dengan ukuran yang sama 
bisa menyerap karbondioksida ratusan kali lebih banyak.

Untuk membuat satu pohon sintetis dibutuhkan dana hingga 30.000 dollar AS, 
sebagian besar karena penggunaan teknologi untuk melepaskan karbondioksida dari 
penghisap gas. Sebagai tambahan, karena membutuhkan energi untuk beroperasi, 
maka alat ini sendiri juga menghasilkan karbondioksida jika dihubungkan dengan 
sumber tenaga. Menurut kalkulasi Lackner, untuk setiap 1.000 kg karbondioksida 
yang diserap, "pohon" ini akan menghasilkan 200 kg sehingga total 
karbondioksida yang sesungguhnya diserap adalah 800 kg.

M4-09
Sumber : PHYSORG



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke