http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=30220

23 Juli 2009 06:00:18



Laka di Mile 45, Satu Anggota Brimob Tewas





Diduga Kembali Terjadi Penembakan di Mile 51
TIMIKA - Kecelakaan maut terjadi di Mile 45, Distrik Tembagapura, Kabupaten 
Mimika, Papua, sekitar pukul 12.00 WIT, Rabu (22/7) kemarin. Satu anggota 
Brimob Detasemen B Timika, Brigadir Ismail Tudoho meninggal dunia, sedangkan 
dua anggota Brimob lainnya, masing-masing Brigadir Patrik Tobi dan Briptu 
Petrus Uluhayanan menderita luka.


Brigadir Ismail meninggalkan seorang istri bernama Salma dan dua orang anak 
yang masih kecil. Data yang berhasil dihimpun Radar Timika (grup Cenderawasih 
Pos) di lapangan menyebutkan, kejadian naas itu terjadi saat rombongan Brimob 
yang ditempatkan di Mile 48 itu hendak mengecek pos yang dibangun di Mile 45. 
Dalam perjalanan, mobil jenis bak terbuka yang dikemudikan Patrik Tobi itu 
mengalami kecelakaan.


Jenazah Brigadir Ismail dan para korban terluka selanjutnya dievakuasi ke 
Klinik Kuala Kencana. Sekitar pukul 16.00 WIT sore kemarin, jenazah Brigadir 
Ismail Tudoho dibawa ke Kamar Mayat RS Mitra Masyarakat (RSMM). Pemindahan 
jenazah korban dari Klinik Kuala Kencana ke RSMM mendapat pengawalan ketat dari 
Sat Lantas Polres Mimika dan anggota brimob baik dari rekan korban maupun 
Provost Brimob.


Iring-iringan mobil ambulance yang membawa jenazah korban disambut histeris 
oleh keluarga dan kerabat korban yang lebih dulu tiba di RSMM. Salma, istri 
almarhum saat itu tak kuasa membendung air matanya. Jasad almarhum diturunkan 
dari mobil Ambulance milik RSMM ke kamar mayat. Setelah dibersihkan, jenazah 
almarhum disemayamkan di asrama Brimob di Mile 32. Rencananya hari ini (Kamis, 
23/7) jenazah Brigadir Ismail akan diterbangkan ke kampung halamannya di 
Ternate, Maluku Utara (Malut).


Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Fx Bagus Ekodanato saat dihubungi wartawan 
melalui telepon, Rabu sore kemarin membenarkan terjadinya kecelakaan yang 
mengakibatkan satu anggota Brimob meninggal dunia tersebut. "Ini kecelakaan 
murni di Mile 45 dan tidak ada kaitannya dengan kasus penembakan sebelumnya," 
tegas Kapolda.

Penembakan di Mile 51
Sementara itu, Kapolda saat ditanya adanya isu bahwa Rabu siang kemarin juga 
terjadi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Mile 51, Tembagapura, 
menyatakan belum menerima laporan. "Saya tidak tahu apakah ada atau tidak, 
karena saya belum dapat laporannya. Tidak ada bus (bus perusahaan PT Freeport 
Indonesia, Red) yang ditembaki," tegas Kapolda.



Kapolda menjelaskan kalau kemarin ada 23 bus PT Freeport yang mengangkut 
karyawan ke Tembagapura, kemudian 16 bus mengangkut karyawan dari Tembagapura 
menuju Timika. Selain itu ada 12 truk container dan 4 unit trailer yang juga 
beroperasi di area perusahaan. Bus dan kendaraan-kendaraan itu diperiksa di 
Mile 50. "Semuanya berjalan aman," tukas Kapolda. Meski demikian, menurut 
sumber Radar Timika, kabarnya telah terjadi penembakan lagi di Mile 51. 
Kabarnya, penembakan oleh orang tak dikenal itu melukai jari tangan Briptu 
Frits Mori, personel Dalmas Polres Mimika. Penembakan itu ditengarai terjadi 
saat polisi mengawal perjalanan bus karyawan turun dari Tembagapura ke Timika. 
Bahkan isunya, akibat penembakan itu ada seorang karyawan yang dikabarkan 
mengalami cedera ringan. (eng/lrk


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke