Refleksi : Cepat benar bisa diketahui adanya  jaringan Noordin di Semarang. 
Berita benar ataukah hanya adpertensi puji diri?

http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=30276

24 Juli 2009 13:35:36



Jaringan Noordin M Top Ditangkap di Semarang

Saat ini Masih Diperiksa Intensif. 




SEMARANG-Tim gabungan Anti Teror Polda Jateng bersama Tim Densus 88 Mabes Polri 
terus memburu jaringan Teroris Noordin M Top. Beberapa sumber mengatakan, tim 
sendiri telah mengamankan seorang yang terkait jaringan tersebut pada Rabu 
(22/7) malam.  Tersangka tersebut, belakangan diketahui bernama Achmady, 
tersangka sendiri jika dirunut dari sejarahnya merupakan teman dekat Bahridin 
Latif atau mertua dari Nordin M Top atau ayah dari Ariyani. Sementara yang 
bersangkutan Ariyani disebutkan sebagai istri dari Noordin M Top.  Bahridin, 
60, warga Dusun Mlela Desa Pasuruan Binangun Cilacap ditangkap Densus 88 Mabes 
Polri karena di kolam kebunnya ditemukan bom yang identik dengan bom yang 
ditemukan di hotel JW Marriot beberapa waktu lalu. 


Sementara Achmady sendiri ditangkap di sebuah hotel daerah Semarang bagian atas 
(Selatan,red). Hingga kini pemeriksaaan tersangka masih terus dilakukan.  
Pemeriksaan sendiri seputar keterkaitan Achmady terhadap jaringan Noordin M 
Top. Apakah dirinya sebagai kurir atau sebagai salah satu calon pelaku bom.  
Penangkapan Achmady sendiri merupakan penangkapan yang kedua, setelah 
sebelumnya tim Densus 88 melakukan penggrebekan di Dusun Binangun Wringinanom 
Kecamatan Kretek Wonosobo akhir April 2006. Tim Anti Teror akhirnya hanya 
berhasil melumpuhkan dua jaringan Noordin M Top yang bernama Abdul Hadi dan 
Jabir, keduanya sempat menjalani otopsi di RS Bhayangkara.


Pantauan di lapangan pada siang kemarin menyebutkan, tim sendiri sempat pindah 
kamar dari kamar sebelumnya. Tak terlihat aktivitas di dalam kamar baru 
tersebut, hanya saja beberapa deret mobil berplat nomor luar kota tampak 
berjejer rapi.


Terpisah saat dikonfirmasi, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Alex Bambang 
Riatmodjo membenarkan adanya penangkapan seseorang di Jawa Tengah yang diduga 
sebagai anggota jaringan Noordin M Top. Meski demikian pihaknya tidak ingin 
buru -buru menetapkan seorang tersebut termasuk jaringan teroris.
Kapolda sendiri memerintahkan jajarannya dan anggotanya untuk terus melakukan 
pengejaran dan pelacakan pelaku jaringan terorisme. "Kami memang melakukan 
penangkapan seorang calon bom bunuh diri dengan inisial A. Dan yang 
bersangkutan belum dibawa ke Mabes Polri, tersangka masih diperiksa di 
Semarang," tandas Kapolda (dit)



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke