Richard J. Davies : Saya Frustasi dengan Kasus Lumpur di Sidoarjo Posted by: "firdaus cahyadi" [email protected] firdaus_c Mon Aug 17, 2009 11:26 pm (PDT)
Richard J. Davies : Saya Frustasi dengan Kasus Lumpur di Sidoarjo “Saya frustasi dengan kasus lumpur di Sidoarjo karena faktanya sudah jelas bahwa ini bukanlah karena aktivitas vulkanik. Penyebabnya 99% adalah karena proses pengeboran,” ujar pakar geologi dunia Richard J. Davies lewat video conference di kantor Walhi pekan lalu. Video conference itu digelar terkait dengan upaya pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur menghentikan peyidikan kasus pidana Lapindo. Bahkan Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa seperti ditulis Kantor Berita Antara dalam websitenya (7/8) menegaskan, segala penyelidikan terhadap penyebab semburan lumpur yang tadinya diduga karena kelalaian manusia harus dihentikan. Richard J. Davies, geologis dunia yang menulis di Earth and Planetary Science Letters mengatakan bahwa menurut drilling report dapat terlihat bahwa yang menyebabkan semburan lumpur adalah pengeboran bukan gempa bumi. “Pada tanggal 26 Mei 2006 ada tekanan di sumur Banji 1 yang menyebabkan semburan dan bukan gempa bumi, “ ujarnya, “Penelitian yang dilakukan pada tanggal 27 Mei 2006 menunjukkan bahwa gempa karena aktivitas vulkanik di Sidoarjo terlalu kecil dan jauh untuk menimbulkan tekanan yang mengakibatkan semburan lumpur,” Hal terakhir yang disampaikan oleh Richard J. Davies adalah “Hal ini memalukan, karena dibutuhkan dua tahun lebih hanya untuk menangani kasus ini. Apabila pada saat pertama kali muncul semburan lumpur dilakukan penanganan yang tepat, mungkin tidak akan sebesar ini kerusakannya,” ujarnya lewat video conference (13/8). Bukan hanya Richard J. Devies, mayoritas para ahli geologi perminyakan yang tergabung dalam American Assosiation of Petroleum Geologists (AAPG) yang mengadakan konferensi internasional di Cape Town Afrika Selatan, sepakat bahwa semburan lumpur di Sidoarjo disebabkan oleh sumur eksplorasi Banjar-Panji 1 yang dimiliki Lapindo Brantas. Namun Lapindo berantas menyanggah hal ini lewat praktisi geologi perminyakan Adrian Manzzinni dan Rocky Sawolo yang mengatakan penyebab semburan lumpur adalah gempa bumi yang terjadi 2 hari sebelumnya. Sementara itu, menurut Taufik Basari, Direktur LBH Masyarakat, polisi pada akhirnya mengikuti skenario Lapindo Brantas. “Sebagai contoh, polisi menggunakan saksi-saksi ahli yang disediakan oleh Lapindo,” ungkapnya, “Tentu saja hal ini harus dipertanyakan,” Penggunaan saksi ahli, lanjut Taufik Basari, harus memperhatikan rekam jejak, independensi, dan kredibilitas profesional orang terkait. “Ironisnya, 2 saksi ahli yang disodorkan pihak Lapindo bukanlah ahli melainkan hanya praktisi (Petroleum Geologist,red) ,” tegasnya. Para ahli dari Drilling Engineer Club juga diperiksa tetapi tidak dipakai oleh polisi. Polda Jatim malah mengatakan bahwa selama ini mereka kekurangan ahli untuk mendukung pembuktian skandal Lapindo. Padahal Tim Investigasi Independen Lumpur Lapindo sudah mengirimkan nama-nama ahli yang sudah mempresentasikan temuan mereka di pertemuan ahli geologis di London dan Capetown pada Oktober 2008 yang lalu. Sumber: http://satudunia. net/?q=content/ richard-j- davies-saya- frustasi- dengan-kasus- lumpur-di- sidoarjo __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

